SAH: Kebijakan Presiden Prabowo Mulai Hadirkan Keadilan Ekonomi bagi Rakyat

Senin, 13 Juli 2026 - 14:32:28 WIB - Dibaca: 183 kali

Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM Anggota DPR RI Fraksi Gerindra.
Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM Anggota DPR RI Fraksi Gerindra. (Rahim)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH), menilai berbagai kebijakan yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto mulai menghadirkan keadilan ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, arah pembangunan nasional saat ini tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mengedepankan pemerataan kesejahteraan.

Pernyataan tersebut disampaikan SAH pada Minggu (12/7/2026). Ia mengatakan, pemerintah menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat melalui sejumlah program strategis yang menyasar petani, nelayan, pelaku UMKM, koperasi, hingga masyarakat berpenghasilan rendah.

"Presiden Prabowo ingin memastikan bahwa kekayaan bangsa ini benar-benar dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan kesejahteraan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga ke daerah-daerah," ujar SAH.

Menurut SAH, salah satu bentuk nyata keadilan ekonomi adalah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang secara bertahap ditargetkan menjangkau 82,9 juta penerima manfaat. Program tersebut dinilai tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Ia menjelaskan, keterlibatan petani, peternak, nelayan, koperasi, dan pelaku UMKM dalam rantai pasok pangan membuat program tersebut memiliki dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Selain itu, SAH juga menyoroti kebijakan pemerintah terkait penghapusan piutang macet bagi pelaku UMKM, petani, dan nelayan. Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan kesempatan bagi jutaan pelaku usaha rakyat untuk kembali menjalankan usahanya secara produktif.

Tak hanya itu, ia menilai langkah pemerintah melakukan efisiensi belanja negara sebesar Rp306,6 triliun yang kemudian dialihkan untuk membiayai berbagai program prioritas merupakan bentuk keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah juga terus memperkuat program hilirisasi sumber daya alam, swasembada pangan dan energi, serta pengembangan koperasi sebagai pilar ekonomi nasional. Kebijakan tersebut diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, sekaligus memperkuat daya saing Indonesia.

"Keberhasilan sebuah pemerintahan bukan hanya diukur dari tingginya angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari semakin kecilnya kesenjangan, semakin luasnya kesempatan kerja, dan semakin banyak rakyat yang menikmati hasil pembangunan. Saya melihat fondasi menuju keadilan ekonomi itu mulai terbangun di era Presiden Prabowo," tegasnya.

Sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, SAH mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi nasional, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.

"Keputusan yang baik dan mulia harus diikuti dengan pelaksanaan yang aman, adil, bertanggung jawab, dan berpihak kepada kepentingan rakyat. Dengan semangat gotong royong, saya optimistis cita-cita mewujudkan keadilan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia akan semakin nyata di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo," tutup SAH. (Rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA