JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Bupati Bungo H. Dedy Putra meninjau langsung progres penataan kawasan Lapangan Semagor atau Taman Puspa Ragam serta kawasan di sekitar Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP), Sabtu (25/7/2026). Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Pasar Muara Bungo, dan Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Saat berada di lokasi, Dedy Putra juga menerima laporan mengenai kondisi drainase di sekitar kawasan Mal Pelayanan Publik yang dinilai perlu segera dibenahi. Perbaikan drainase menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan genangan air yang kerap terjadi saat hujan.
Di hadapan jajaran OPD dan masyarakat, Dedy menegaskan bahwa penataan Taman Puspa Ragam merupakan bagian dari upaya mempercantik wajah Kota Muara Bungo agar semakin nyaman, tertata, sekaligus memiliki daya tarik sebagai kota transit di wilayah barat Provinsi Jambi.
"Alhamdulillah pembangunan kawasan ini sudah mulai berjalan. Harapan kita seluruh pekerjaan dapat selesai dengan baik sehingga mampu menghadirkan wajah baru bagi Kota Muara Bungo," kata Dedy Putra.
Menurutnya, letak strategis Muara Bungo sebagai kota transit harus dimanfaatkan dengan menghadirkan kawasan perkotaan yang lebih modern dan representatif. Penataan kota diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kalau Kota Muara Bungo kita tata dengan baik dan kita remajakan, tentu akan menarik orang untuk datang. Ketika banyak orang datang, perputaran uang meningkat, lapangan kerja bertambah, dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat," ujarnya.
Selain mempercantik kawasan perkotaan, Pemerintah Kabupaten Bungo juga tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan guna memperkuat konektivitas antarwilayah. Sejumlah ruas yang menjadi fokus pembangunan di antaranya Jalan Bambu Kuning, ruas menuju Tanah Tumbuh, Limbur Lubuk Mengkuang, Rantau Pandan, Batu Kerbau, Tanah Sepenggal Lintas, Jujuhan, hingga jalan-jalan utama di kecamatan lainnya.
"Pembangunan kita fokuskan terlebih dahulu pada jalan-jalan utama agar konektivitas antarwilayah semakin baik dan aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar," tegasnya.
Tak hanya jalan, pemerintah daerah juga akan melakukan rehabilitasi sejumlah jembatan gantung yang telah berusia puluhan tahun dan mengalami kerusakan. Perbaikan akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
"Kita menyadari masih banyak jembatan gantung yang harus diperbaiki. Tahun ini kita mulai secara bertahap dan akan terus dilanjutkan hingga seluruhnya dapat direhabilitasi," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berdialog dengan masyarakat dan pedagang di sekitar lokasi. Beragam aspirasi disampaikan, mulai dari persoalan banjir akibat drainase yang tidak berfungsi optimal hingga kondisi beberapa ruas jalan yang masih rusak.
Menanggapi berbagai masukan itu, Dedy memastikan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, penanganan akan dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bungo untuk bersama-sama mendukung pembangunan. Keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat agar Bungo semakin maju dan sejahtera," pungkasnya. (Sab)