Rumah Korban Kebakaran di Bungo Langsung Dibangun, Wabup dan Forkopimda Serahkan Bantuan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:34:30 WIB - Dibaca: 130 kali

Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat bersama Forkopimda, perangkat daerah, dan keluarga korban berfoto bersama usai menyerahkan bantuan serta meninjau pembangunan rumah sederhana bagi korban kebakaran di Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal.
Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat bersama Forkopimda, perangkat daerah, dan keluarga korban berfoto bersama usai menyerahkan bantuan serta meninjau pembangunan rumah sederhana bagi korban kebakaran di Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal. (Saudi)

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo bergerak cepat membantu keluarga Yunus dan Rosidah, korban kebakaran rumah di Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal. Tidak menunggu lama, Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung menyerahkan bantuan sekaligus memastikan pembangunan rumah sederhana bagi korban segera dimulai, jum'at sore (24/7/2026).

Kehadiran rombongan pemerintah disambut keluarga korban dan warga setempat. Selain memberikan dukungan moril, pemerintah juga menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok, perlengkapan rumah tangga, selimut, pakaian, serta bantuan darurat untuk meringankan beban keluarga yang kehilangan tempat tinggal.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Bungo juga langsung mengambil langkah cepat dengan membangun rumah sederhana bagi Yunus dan Rosidah agar mereka segera memiliki hunian yang layak.

Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat mengatakan, pemerintah tidak ingin korban terlalu lama tinggal dalam kondisi serba terbatas setelah rumah mereka hangus terbakar.

"Musibah ini adalah duka kita bersama. Pemerintah Kabupaten Bungo bersama Forkopimda hadir untuk memberikan bantuan dan memastikan keluarga korban dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak. Rumah sederhana ini akan segera dibangun agar keluarga Pak Yunus dan Ibu Rosidah bisa kembali menjalani kehidupan dengan tenang," ujar Dayat.

Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat, aparat TNI-Polri, perangkat desa, serta berbagai pihak yang ikut bergotong royong membantu korban sejak peristiwa kebakaran terjadi.

Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal penting dalam membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menunjukkan kepedulian. Semoga bantuan yang diberikan menjadi penyemangat bagi keluarga korban untuk bangkit kembali," tambahnya.

Sebelumnya, rumah milik pasangan Yunus dan Rosidah di Dusun Telentam hangus terbakar pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB saat keduanya sedang berada di kebun menyadap karet. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp300 juta. Polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik dan hingga kini penyebab pastinya masih dalam penyelidikan. (Sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA