JAMBIPRIMA.COM, BUNGO - Sebuah rumah milik pasangan Yunus dan Rosidah (60) di Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, hangus dilalap si jago merah pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Kapolsek Tanah Sepenggal IPTU Muhammad Mustari melalui Kasi Humas Polres Bungo IPTU Bambang JM membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.
Bambang mengatakan, saat api mulai membakar rumah, kondisi bangunan sedang kosong. Pemilik rumah diketahui tengah berada di kebun untuk menyadap karet.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Herna Wati (30), yang melihat kobaran api sudah membesar dan melalap bangunan. Warga kemudian berupaya memadamkan api sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Petugas Damkar bersama warga akhirnya berhasil menjinakkan api. Saat personel Polsek Tanah Sepenggal tiba di lokasi, kobaran api telah berhasil dikendalikan sehingga polisi langsung melakukan pengamanan di tempat kejadian perkara (TKP).
Akibat kebakaran tersebut, sebuah rumah bertingkat berukuran sekitar 9 x 9 meter dengan bagian atas berbahan kayu dan bagian bawah berdinding batu ludes terbakar. Sejumlah perabot rumah tangga dan barang berharga milik korban juga ikut hangus.
Polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
"Benar, telah terjadi kebakaran satu unit rumah di Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp300 juta. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik, tetapi penyelidikan masih terus dilakukan," kata Kasi Humas Polres Bungo IPTU Bambang JM.
Ia menambahkan, petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.
"Api berhasil dipadamkan setelah petugas Damkar bersama warga melakukan upaya pemadaman. Saat personel Polsek Tanah Sepenggal tiba di lokasi, kobaran api telah berhasil dikendalikan sehingga polisi langsung mengamankan lokasi kejadian," ujarnya.
Bambang mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah untuk mencegah terjadinya kebakaran akibat arus pendek.
"Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki. Polisi mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mengurangi risiko kebakaran akibat arus pendek," pungkasnya. (Sab)
Kabut Asap Belum Aman, Disdik Bungo Perpanjang Belajar Daring 10-12 September
Cek Endra Pimpin Audiensi HPMPI, Dorong Perlindungan Usaha Pertashop di Daerah
Pemkab Bungo Sampaikan KUA-PPAS APBD 2027, Tekanan Fiskal Capai Rp280 Miliar
Danrem 042/Gapu Pantau Karhutla di Tahura Batanghari, Petugas Dapat Dukungan Vitamin
2 Buaya Tersangkut Saat Warga Bungo Buka Lubuk Larangan, Keduanya Dilepas
Peduli Warga, Babinsa Dampingi Penyaluran BLT DD Triwulan III di Bungo
Diduga Pecah Ban, Bus Al Hijrah Tabrak Dua Mobil Parkir di Depan Kantor Bupati Tebo