Rumah Warga di Bungo Ludes Terbakar saat Ditinggal Menyadap Karet, Rugi Rp300 Juta

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:12:18 WIB - Dibaca: 229 kali

Rumah milik Yunus dan Rosidah di Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, hangus terbakar pada Jumat (24/7/2026) pagi.
Rumah milik Yunus dan Rosidah di Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, hangus terbakar pada Jumat (24/7/2026) pagi. (Saudi)

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO - Sebuah rumah milik pasangan Yunus dan Rosidah (60) di Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, hangus dilalap si jago merah pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Kapolsek Tanah Sepenggal IPTU Muhammad Mustari melalui Kasi Humas Polres Bungo IPTU Bambang JM membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

Bambang mengatakan, saat api mulai membakar rumah, kondisi bangunan sedang kosong. Pemilik rumah diketahui tengah berada di kebun untuk menyadap karet.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Herna Wati (30), yang melihat kobaran api sudah membesar dan melalap bangunan. Warga kemudian berupaya memadamkan api sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Petugas Damkar bersama warga akhirnya berhasil menjinakkan api. Saat personel Polsek Tanah Sepenggal tiba di lokasi, kobaran api telah berhasil dikendalikan sehingga polisi langsung melakukan pengamanan di tempat kejadian perkara (TKP).

Akibat kebakaran tersebut, sebuah rumah bertingkat berukuran sekitar 9 x 9 meter dengan bagian atas berbahan kayu dan bagian bawah berdinding batu ludes terbakar. Sejumlah perabot rumah tangga dan barang berharga milik korban juga ikut hangus.

Polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

"Benar, telah terjadi kebakaran satu unit rumah di Dusun Telentam, Kecamatan Tanah Sepenggal. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp300 juta. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik, tetapi penyelidikan masih terus dilakukan," kata Kasi Humas Polres Bungo IPTU Bambang JM.

Ia menambahkan, petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.

"Api berhasil dipadamkan setelah petugas Damkar bersama warga melakukan upaya pemadaman. Saat personel Polsek Tanah Sepenggal tiba di lokasi, kobaran api telah berhasil dikendalikan sehingga polisi langsung mengamankan lokasi kejadian," ujarnya.

Bambang mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah untuk mencegah terjadinya kebakaran akibat arus pendek.

"Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki. Polisi mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mengurangi risiko kebakaran akibat arus pendek," pungkasnya. (Sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA