UIN STS Jambi Gelar Retret Penulisan Artikel Ilmiah, Targetkan Lahir 20 Naskah Menuju Guru Besar

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:36:24 WIB - Dibaca: 64 kali

Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd. melepas peserta Retret Penulisan Artikel Ilmiah di Kampus Telanaipura, Selasa (28/7/2026).
Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd. melepas peserta Retret Penulisan Artikel Ilmiah di Kampus Telanaipura, Selasa (28/7/2026). (Rahim)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi terus memperkuat komitmennya dalam mempercepat lahirnya guru besar melalui peningkatan kualitas publikasi ilmiah dosen. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni menggelar Retret Penulisan Artikel Ilmiah yang diikuti 20 dosen.

Program tersebut secara resmi dilepas oleh Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., Selasa (28/7/2026), di depan Unit Pengembangan Bahasa (UPB) Kampus Telanaipura. Selanjutnya, para peserta menjalani kegiatan intensif selama sepekan di Hotel Ar Ryadh, Kuala Tungkal.

Retret ini menjadi bagian dari strategi universitas untuk mempercepat peningkatan jabatan akademik dosen menuju guru besar melalui penyusunan artikel ilmiah yang siap dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi.

Dalam sambutannya, Prof. Kasful Anwar menegaskan bahwa retret bukan sekadar pelatihan menulis artikel ilmiah, melainkan ruang untuk membangun kapasitas akademik melalui konsentrasi penuh.

Menurutnya, konsep retret memiliki makna yang sejalan dengan tradisi Islam, yakni uzlah, yaitu mengasingkan diri sejenak untuk mematangkan kemampuan dan kualitas diri.

"Retret, dalam tradisi Islam, dapat dimaknai sebagai uzlah, yakni mengasingkan diri untuk mematangkan kapasitas diri. Jadikan satu pekan ini sebagai kesempatan menyelesaikan satu artikel yang layak menjadi syarat khusus menuju guru besar," ujar Kasful Anwar.

Ia menegaskan, UIN STS Jambi memberikan dukungan penuh kepada para dosen yang sedang menempuh percepatan jabatan akademik. Dukungan tersebut diwujudkan melalui program pendampingan yang terstruktur agar para dosen mampu memenuhi syarat publikasi ilmiah internasional yang menjadi salah satu ketentuan utama dalam pengusulan guru besar.

Rektor juga meminta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) memastikan seluruh peserta mengikuti setiap tahapan retret secara disiplin. Pendampingan yang konsisten dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Kasful berharap target menghasilkan 20 artikel ilmiah selama retret dapat tercapai sehingga mampu meningkatkan produktivitas publikasi dosen sekaligus memperkuat reputasi akademik UIN STS Jambi.

"Menjadi guru besar membutuhkan usaha yang tidak ringan. Retret ini adalah bentuk ikhtiar akademik yang menuntut fokus dan komitmen. Saya berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya sehingga pulang membawa satu artikel yang siap dipublikasikan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua LPPM UIN STS Jambi, Fridiyanto, menjelaskan retret diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari penulis utama dan penulis pendamping.

Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang akademik yang memungkinkan dosen memusatkan perhatian sepenuhnya pada penyelesaian artikel ilmiah berdasarkan hasil penelitian yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Selama pelaksanaan retret, seluruh peserta mendapatkan pendampingan intensif dari instruktur berpengalaman. Setiap hari, mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB, peserta dibimbing untuk menyempurnakan naskah agar memenuhi standar publikasi jurnal internasional bereputasi, khususnya jurnal yang terindeks Scopus.

"Selama sepekan peserta akan fokus menyelesaikan satu artikel berdasarkan data penelitian yang telah dipersiapkan. Setiap hari, mulai pukul 08.00 hingga 22.00, peserta didampingi instruktur untuk mengembangkan naskah agar layak dipublikasikan pada jurnal terindeks Scopus," jelas Fridiyanto.

Ia menambahkan, keberhasilan retret tidak hanya bergantung pada kualitas pendampingan, tetapi juga pada kedisiplinan dan komitmen peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Melalui program Retret Penulisan Artikel Ilmiah ini, UIN STS Jambi berharap budaya publikasi ilmiah di kalangan dosen semakin kuat. Selain mempercepat lahirnya guru besar, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas riset serta daya saing universitas di tingkat nasional maupun internasional. (Rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA