62 Titik Hotspot Terdeteksi di Tebo, Dominan di Kecamatan Sumay

Selasa, 15 September 2026 - 16:36:41 WIB - Dibaca: 164 kali

Kepala BPBD Tebo Joko Ardiawan. Foto: David
Kepala BPBD Tebo Joko Ardiawan. Foto: David (Dok. Jambiprima.com)

JAMBIPRIMA.COM, TEBO — Sebanyak 62 titik panas atau hotspot terdeteksi di seluruh wilayah Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Data tersebut berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi, Senin (14/9/2026).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo, Joko Ardiawan, mengatakan pihaknya menerima laporan dari BMKG Jambi terkait puluhan titik hotspot tersebut.

"Pada hari Senin kemarin, kami mendapatkan laporan dari BMKG Jambi bahwa ada sekitar 62 titik hotspot terdeteksi di seluruh wilayah Kabupaten Tebo," ujar Joko, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, jumlah titik hotspot tersebut saat ini sudah mengalami pengurangan setelah dilakukan upaya pemadaman dan pendinginan oleh tim di lapangan.

"Titik hotspot tersebut sekarang sudah berkurang karena sudah dilakukan pemadaman dan pendinginan," katanya.

Joko menyebutkan, pihaknya akan terus memperbarui data hotspot setiap hari. Berdasarkan laporan sementara yang diterima, telah terjadi penurunan jumlah titik panas di wilayah Kabupaten Tebo.

Sementara itu, untuk titik hotspot yang terdeteksi di Kecamatan Tebo Tengah, pihaknya akan kembali melakukan pengecekan langsung atau ground check.

"Nanti akan kita update lagi per hari ini. Kami lihat dari laporan yang ada sudah terjadi pengurangan titik hotspot. Untuk titik hotspot yang berada di Kecamatan Tebo Tengah sebenarnya sudah terjadi dari kemarin, namun akan kita lakukan ground check lagi seluruhnya," jelas Joko.

Pengecekan tersebut akan melibatkan seluruh Satgas Karhutla, TNI-Polri, Manggala Agni, Damkarmat, dan BPBD Kabupaten Tebo.

Joko menambahkan, dari 62 titik hotspot yang terdeteksi, mayoritas berada di Kecamatan Sumay. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Satgas Karhutla serta perusahaan yang memiliki posko di wilayah tersebut.

"Kita juga sudah intens berkoordinasi dengan Satgas Karhutla dan perusahaan yang ada di posko wilayah tersebut, baik di Desa Pemayungan, Semambu, maupun Suo-Suo," pungkasnya. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA