Bupati Bungo Bahas DED Final Simpang Bambu Kuning di BPJN Jambi, Fokus Atasi Kemacetan

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:07:51 WIB - Dibaca: 83 kali

Bupati Bungo H. Dedy Putra menyampaikan paparan saat asistensi dan pendampingan teknis DED Final Penataan Persimpangan Bambu Kuning Muara Bungo di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi, Rabu (29/7/2026).
Bupati Bungo H. Dedy Putra menyampaikan paparan saat asistensi dan pendampingan teknis DED Final Penataan Persimpangan Bambu Kuning Muara Bungo di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi, Rabu (29/7/2026). (Saudi)

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn. melaksanakan asistensi dan pendampingan teknis Detailed Engineering Design (DED) Final Penataan Persimpangan Bambu Kuning Muara Bungo di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi, Rabu (29/7/2026).

Pertemuan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan penataan infrastruktur, khususnya di kawasan Simpang Bambu Kuning yang selama ini menjadi salah satu titik strategis lalu lintas di Kabupaten Bungo.

Dalam asistensi tersebut, Bupati Dedy Putra bersama jajaran BPJN Jambi membahas penyempurnaan desain teknis penataan simpang agar pembangunan nantinya dapat berjalan sesuai perencanaan serta memenuhi aspek keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran arus kendaraan.

Bupati Dedy Putra mengatakan, penataan Simpang Bambu Kuning menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah karena kawasan tersebut memiliki mobilitas kendaraan yang cukup tinggi.

"Penataan Simpang Bambu Kuning merupakan kebutuhan masyarakat. Karena itu, kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui BPJN Jambi agar proses perencanaan teknis dapat segera dituntaskan sehingga pelaksanaan pembangunan bisa direalisasikan," kata Dedy Putra, kamis (30/7/2026).

Menurutnya, keberadaan DED final menjadi tahapan penting sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan. Dengan perencanaan yang matang, proyek diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

"Kami ingin pembangunan ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, baik dari sisi keselamatan pengguna jalan maupun kelancaran lalu lintas. Pemerintah Kabupaten Bungo akan terus mengawal prosesnya hingga dapat diwujudkan," ujarnya.

Sementara itu, pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi menjelaskan bahwa asistensi teknis dilakukan untuk memastikan seluruh dokumen perencanaan memenuhi standar teknis yang berlaku sebelum memasuki tahapan pelaksanaan.

Melalui koordinasi tersebut, pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Bungo diharapkan memiliki kesamaan persepsi dalam merealisasikan penataan Persimpangan Bambu Kuning sebagai salah satu simpul transportasi penting di Muara Bungo. (Sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA