Wabup Bungo Sebut Narkoba Ancaman Nyata bagi Masa Depan Generasi Muda

Kamis, 06 Agustus 2026 - 10:31:01 WIB - Dibaca: 123 kali

Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat saat menghadiri Sosialisasi Akbar Pencegahan IRET dan Bahaya Narkoba di GOR Serunai Baru, Muara Bungo, Rabu (5/8/2026). Foto: Saudi
Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat saat menghadiri Sosialisasi Akbar Pencegahan IRET dan Bahaya Narkoba di GOR Serunai Baru, Muara Bungo, Rabu (5/8/2026). Foto: Saudi ()

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat menghadiri Sosialisasi Akbar Pencegahan Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET), Tindak Kekerasan (TCC), Perundungan, serta Bahaya Narkoba di lingkungan pendidikan Kabupaten Bungo di GOR Serunai Baru, Muara Bungo, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Bungo Dedy Putra, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi Brigjen Asep Saepudin, S.I.K., serta Kasatgaswil Jambi Densus 88 Anti Teror Polri Kombes Pol. Beri Diatra, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., CHRA.

Sosialisasi diikuti ratusan pelajar dan tenaga pendidik sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan generasi muda terhadap bahaya narkoba, intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme, tindak kekerasan, dan perundungan.

Saat dikonfirmasi pada Kamis (6/8/2026), Wakil Bupati Bungo mengatakan pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah.

"Generasi muda merupakan aset daerah yang harus kita jaga bersama. Edukasi tentang bahaya narkoba tidak bisa hanya menjadi tugas pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat agar anak-anak kita memiliki ketahanan diri untuk menolak narkoba," ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bungo akan terus mendukung berbagai program edukasi dan sosialisasi yang menyasar pelajar sebagai langkah preventif.

"Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut dalam bentuk pembinaan yang berkesinambungan di sekolah sehingga para pelajar semakin memahami risiko penyalahgunaan narkoba maupun pengaruh paham-paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan," katanya. (Sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA