SIDAKPOST.ID, MUARO JAMBI - Proses seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Muaro Jambi Masa Bakti 2026-2031 memasuki tahapan verifikasi faktual. Tahapan ini ditandai dengan pembukaan kegiatan oleh Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si. bersama Tim Verifikasi BAZNAS Republik Indonesia di Ruang Ridan, Kantor Bupati Muaro Jambi, Kompleks Perkantoran Bukit Cinto Kenang, Sengeti, Rabu (5/8/2026).
Verifikasi faktual dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai ketentuan sekaligus melahirkan pimpinan BAZNAS yang memiliki integritas, kompetensi, dan mampu memperkuat tata kelola zakat di Kabupaten Muaro Jambi.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Muaro Jambi, Sekretaris Daerah Muaro Jambi selaku Ketua Tim Seleksi, Ketua BAZNAS Provinsi Jambi, Ketua MUI Jambi, Ketua Tim Verifikasi Faktual BAZNAS RI H. Syarifuddin, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Bambang Bayu Suseno mengatakan kehadiran Tim Verifikasi Faktual BAZNAS RI menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas proses seleksi. Menurutnya, keterlibatan tim pusat menjadi bentuk pengawasan agar pemilihan calon pimpinan berlangsung objektif, transparan, dan akuntabel.
"Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan bagian penting dalam memastikan bahwa proses seleksi calon pimpinan BAZNAS dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Bambang.
Ia menilai BAZNAS memiliki posisi strategis sebagai lembaga pengelola zakat, infak, sedekah (ZIS), serta dana sosial keagamaan lainnya. Karena itu, kepemimpinan yang kuat akan menentukan keberhasilan BAZNAS dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat.
Bambang menegaskan, proses seleksi tidak boleh hanya berfokus pada kemampuan administratif para kandidat. Lebih dari itu, sosok yang terpilih harus memiliki kepemimpinan, integritas, serta komitmen untuk membangun pengelolaan zakat yang profesional, modern, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Proses seleksi pimpinan BAZNAS bukan sekadar memilih individu yang memiliki kapasitas administratif, tetapi juga memilih sosok yang memiliki integritas, kompetensi, kepemimpinan, serta komitmen tinggi dalam mengembangkan tata kelola zakat yang profesional, modern, dan terpercaya," ujarnya.
Menurut Bambang, pengelolaan zakat yang baik akan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Dana zakat yang dikelola secara optimal dapat menjadi salah satu instrumen dalam mengurangi kemiskinan dan memperkuat perekonomian umat.
Pemkab Muaro Jambi, lanjutnya, berkomitmen terus mendukung penguatan kelembagaan BAZNAS. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, BAZNAS, dunia usaha hingga lembaga keagamaan, untuk bersinergi mengoptimalkan potensi zakat demi kemaslahatan masyarakat. (Rhm)
Pemdes Pulau Baru Tegaskan Tolak PETI, Ajak Warga Jaga Lingkungan dan Selamatkan Warisan Alam
5.350 Pelanggan Tirta Mayang Terdampak, Produksi Air Bersih Dikurangi Akibat Kekeruhan Batanghari
Golkar Jambi Matangkan Pelantikan Pengurus, Rakerda dan Bimtek Fraksi
Bunda PAUD Muaro Jambi Ingatkan Orang Tua Bijak Dampingi Anak di Era Digital
Dukung Generasi Sehat, Skrining Kesehatan Digelar di SMP Negeri 25 Kabupaten Tebo
Karhutla Semambu Hanguskan 5,5 Hektare Lahan, Api Berhasil Dipadamkan
Gubernur Al Haris Ajak Pelajar Jauhi Narkoba, Judi Online hingga Paham Radikal di Bungo