Balai POM Jambi Sambangi Ombudsman, Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

Rabu, 23 September 2026 - 10:51:11 WIB - Dibaca: 178 kali

Petugas menyalurkan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kota Jambi.
Petugas menyalurkan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kota Jambi. ((David))

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Balai POM di Jambi menyambangi kantor Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi, Selasa (22/9/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mencegah potensi maladministrasi.

Rombongan Balai POM Jambi dipimpin Kepala Balai POM Jambi, Agus Riyanto, bersama jajaran dari bidang penindakan, pemeriksaan, pengawasan, dan informasi komunikasi. Kedatangan mereka disambut Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi, Saiful Roswandi.

Saiful mengatakan, keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, Ombudsman dan Balai POM memiliki tugas yang berbeda, namun sama-sama bermuara pada kepentingan publik.

"Kita punya tugas masing-masing yang pada akhirnya bermuara ke masyarakat. Kami memastikan pelayanan publik berjalan maksimal, sementara Balai POM memastikan makanan dan obat-obatan yang beredar tetap aman. Walau ada efisiensi, kita harus tetap bekerja semaksimal mungkin," ujar Saiful.

Sementara itu, Agus Riyanto menegaskan komitmen Balai POM Jambi menghadirkan pelayanan yang transparan, profesional, dan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Ia menyebut, sejumlah inovasi terus dikembangkan, termasuk pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung layanan pengaduan dan informasi selama 24 jam.

Balai POM Jambi juga menyediakan titik layanan tatap muka di kawasan Kota Baru atau Anjungan yang dilengkapi fasilitas video call langsung dengan petugas serta pengawasan CCTV.

"Kami juga rutin menggelar Forum Komunikasi Publik (FKP) setiap tahun untuk menyerap aspirasi dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga pelaku usaha. Kami memastikan seluruh fasilitas layanan ramah bagi penyandang disabilitas dan lansia, serta mengelola tim PPID secara optimal," jelas Agus.

Selain pelayanan publik, Balai POM Jambi turut memberikan perhatian terhadap pengembangan UMKM. Salah satunya melalui pendampingan dan bantuan pengujian laboratorium kandungan makanan secara gratis bagi pelaku usaha yang membutuhkan.

"Harapannya, produk mereka bisa dipastikan aman dan memiliki daya saing di pasaran," tambahnya.

Saiful mengapresiasi inovasi digital yang dikembangkan Balai POM Jambi, termasuk pemanfaatan AI. Namun, ia menilai tantangan berikutnya adalah membangun kesadaran dan kepercayaan masyarakat agar aktif menggunakan saluran pengaduan.

"Pemanfaatan AI ini sangat bagus sebagai penambah kekuatan kerja. Tugas kita sekarang adalah meyakinkan masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan kendala. Pengawas utama pelayanan publik itu adalah masyarakat sendiri, dan Ombudsman hadir sebagai perantara perbaikan," kata Saiful.

Melalui pertemuan tersebut, Balai POM Jambi dan Ombudsman RI Perwakilan Jambi sepakat memperkuat sinergi pengawasan serta menindaklanjuti masukan masyarakat guna mewujudkan pelayanan publik yang prima dan terpercaya. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA