JAMBIPRIMA.COM, JAMBI - Sebanyak 487 mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi resmi mengikuti Yudisium XXXII Periode Agustus 2026. Dalam momen tersebut, Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti menempuh pendidikan meski telah menyandang gelar sarjana.
Pesan itu disampaikan Kasful saat menghadiri yudisium yang berlangsung di Abadi Hotel Jambi, Kamis (6/8/2026). Menurutnya, gelar sarjana bukan akhir dari proses belajar, melainkan pintu untuk terus meningkatkan kualitas diri.
"Teruslah memiliki cita-cita yang tinggi. Setelah menjadi sarjana, jangan puas sampai di sini. Lanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi agar kompetensi terus berkembang," ujarnya.
Kasful mengatakan UIN STS Jambi juga membuka kesempatan bagi para alumni yang ingin melanjutkan studi melalui berbagai program di Pascasarjana. Ia berharap para lulusan memanfaatkan peluang tersebut untuk meningkatkan kemampuan akademik maupun profesional.
Selain menekankan pentingnya pendidikan berkelanjutan, Kasful juga mengajak lulusan mulai mandiri setelah menyelesaikan kuliah. Ia menilai bekal ilmu yang diperoleh selama di kampus harus mampu diterapkan untuk berkarya dan memberikan manfaat di tengah masyarakat.
"Jangan lagi bergantung kepada orang tua. Gunakan kemampuan yang dimiliki untuk bekerja, berwirausaha, atau mengabdikan diri sesuai bidang keilmuan," katanya.
Dalam sambutannya, Kasful turut mengungkapkan rencana kehadiran Menteri Agama RI pada Wisuda UIN STS Jambi Periode Agustus 2026. Menurutnya, agenda tersebut telah dijadwalkan melalui Sekretariat Menteri Agama, meski masih menunggu kepastian akhir.
Selain Menteri Agama, UIN STS Jambi juga merencanakan mengundang Gubernur Jambi, Wakil Gubernur, hingga para kepala daerah di sekitar kampus untuk menghadiri prosesi wisuda mendatang.
Rektor juga memberikan penghargaan kepada salah seorang peserta yudisium yang berhasil menuntaskan studinya melalui jalur publikasi ilmiah di jurnal bereputasi SINTA 2. Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menghasilkan karya ilmiah yang memenuhi standar akademik.
Sementara itu, Dekan FTK UIN STS Jambi, Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd., mengatakan yudisium bukan sekadar seremoni akademik, tetapi menjadi awal tanggung jawab baru bagi para lulusan. Ia mengingatkan agar alumni menjaga nama baik almamater melalui sikap dan akhlak di lingkungan kerja maupun masyarakat.
"Ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan akhlak. Keduanya menjadi bekal penting untuk meraih kepercayaan dan keberhasilan di masa depan," ujarnya.
Ketua Panitia Yudisium, Edi Rozal, M.Pd., menjelaskan kegiatan tahun ini mengusung tema 'Pendidik Cerdas dan Berdampak di Era Digital Menuju Indonesia Emas'. Sebanyak 487 peserta berasal dari sembilan program studi, dengan jumlah terbanyak berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam sebanyak 177 mahasiswa, disusul Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 103 mahasiswa dan Manajemen Pendidikan Islam 75 mahasiswa. (Rhm)
Ekspor Karet Jambi Naik 27,64 Persen, Permintaan Tiongkok Melonjak 301 Persen
Ekspor Batu Bara Jambi Anjlok 100 Persen, BPS: Sektor Pertambangan Jadi Penyebab Turunnya Ekspor
Edi Purwanto Usulkan Duplikasi Jembatan Batanghari I Atasi Kemacetan
Modus Sales Palsu Beraksi di Tebo, Pemilik Toko Rugi Jutaan Rupiah
Tiga Siswi Sekolah Rakyat Dirawat, Dinsos Tegaskan Bukan Keracunan
Polsek Kumpeh Ulu Ringkus Pelaku Pencurian HP, Kerugian Korban Rp3,2 Juta
Rektor Universitas Islam Tebo Bertemu Rektor Baiturrahim Jambi, Bahas Peluang Kerja Sama Strategis