Ekspor Batu Bara Jambi Anjlok 100 Persen, BPS: Sektor Pertambangan Jadi Penyebab Turunnya Ekspor

Kamis, 06 Agustus 2026 - 15:47:08 WIB - Dibaca: 258 kali

: Ilustrasi aktivitas pertambangan batu bara dan ekspor komoditas di pelabuhan. Foto: David/ AI
: Ilustrasi aktivitas pertambangan batu bara dan ekspor komoditas di pelabuhan. Foto: David/ AI ()

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat ekspor batu bara dari Provinsi Jambi nihil pada Juni 2026. Penurunan hingga 100 persen dibandingkan bulan sebelumnya menjadi salah satu penyebab melemahnya kinerja ekspor sektor pertambangan.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Aidil Adha SE, ME, mengatakan nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada Juni 2026 mencapai US$190,78 juta atau turun 2,02 persen dibandingkan Mei 2026 yang sebesar US$194,72 juta.

Menurut Aidil Adha, penurunan ekspor dipengaruhi melemahnya sejumlah komoditas, antara lain pinang, kopi, teh dan rempah-rempah, kayu lapis, pulp dan kertas, serta minyak dan gas (migas). Sementara itu, ekspor minyak nabati dan karet beserta olahannya masih mencatatkan peningkatan.

Berdasarkan data BPS, ekspor batu bara pada Juni 2026 tercatat nihil. Nilai ekspor yang pada Mei 2026 masih mencapai US$2,44 juta turun menjadi US$0 pada Juni atau merosot 100 persen.

Secara kumulatif Januari–Juni 2026, ekspor batu bara hanya mencapai US$6,08 juta atau turun 83,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai US$35,85 juta.

Selain batu bara, ekspor migas juga mengalami penurunan sebesar 9,64 persen, dari US$98,45 juta pada Mei menjadi US$88,96 juta pada Juni 2026. Kondisi tersebut menyebabkan total nilai ekspor sektor pertambangan turun 11,83 persen, dari US$100,89 juta menjadi US$88,96 juta.

Di sisi lain, kelompok industri justru menunjukkan kinerja positif. Nilai ekspor sektor industri meningkat 11,52 persen menjadi US$95,52 juta, didorong kenaikan ekspor minyak nabati serta karet dan produk olahannya.

Secara kumulatif hingga Juni 2026, nilai ekspor Provinsi Jambi mencapai US$1,02 miliar atau turun 3,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

BPS mencatat sektor industri menjadi penyumbang terbesar ekspor Jambi dengan kontribusi 50,11 persen, disusul sektor pertambangan sebesar 45,41 persen dan sektor pertanian sebesar 4,49 persen.

Adapun lima negara tujuan utama ekspor Provinsi Jambi pada Juni 2026 yakni Singapura, Jepang, Malaysia, India, dan Amerika Serikat. Meski total ekspor menurun, nilai ekspor ke Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Thailand justru mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA