Karhutla di Muaro Jambi Capai 50 Hektare, Al Haris: Tim Masih Bekerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:48:41 WIB - Dibaca: 53 kali

Gubernur Jambi Al Haris mengikuti rapat koordinasi penanganan peningkatan eskalasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) secara virtual, Senin (10/8/2026). Foto: Rahim
Gubernur Jambi Al Haris mengikuti rapat koordinasi penanganan peningkatan eskalasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) secara virtual, Senin (10/8/2026). Foto: Rahim ()

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI - Gubernur Jambi Al Haris melaporkan perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Muaro Jambi dalam rapat koordinasi (rakor) penanganan peningkatan eskalasi karhutla bersama pemerintah pusat.

Rakor tersebut digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (10/8/2026). Pertemuan diikuti Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Kementerian Kehutanan, serta Kementerian Lingkungan Hidup.

Al Haris mengikuti rakor bersama Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jambi Eko Rinjani, perwakilan TNI/Polri, dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi.

Dalam rakor itu, Al Haris menyampaikan bahwa kebakaran di Muaro Jambi telah membakar lahan sekitar 50 hektare. Tim gabungan masih melakukan penanganan di lokasi.

"Sudah kita laporkan, mudah-mudahan tidak akan meluas lagi. Tim masih terus bekerja sampai hari ini," ujar Al Haris.

Menurut Al Haris, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api yang terlihat. Tim juga perlu mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama di wilayah yang memiliki karakteristik lahan gambut.

Satgas Karhutla Provinsi Jambi bersama unsur terkait, kata dia, masih dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi.

"Kami akan terus bekerja dan saling berkoordinasi untuk memadamkan api," katanya.

Dalam rakor tersebut, Menko Polkam juga menekankan pentingnya pengendalian karhutla secara cepat dan terkoordinasi di setiap daerah. Pemerintah daerah diminta segera menangani kebakaran agar tidak meluas.

"Menko Polkam berharap pengendalian Karhutla di masing-masing daerah berjalan dengan baik, agar kepastian lahan kita aman. Kalau ada kebakaran segera diatasi dan diminimalisir perluasannya," tutur Al Haris.

Al Haris juga mengajak masyarakat ikut memantau potensi munculnya titik api di wilayah masing-masing. Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting karena berada langsung di lapangan dan mengetahui kondisi di wilayahnya.

"Masyarakat diminta terlibat dalam meminimalisir kejadian karhutla, karena mereka yang mengetahui kondisi di lapangan," pungkasnya. (Rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA