JAMBIPRIMA.COM, TEBO- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Tebo semakin marak. Dalam tiga hari terakhir, kebakaran terjadi di sejumlah wilayah dan hampir setiap hari dilaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Tebo.
Kepala Bidang Damkarmat Kabupaten Tebo, Habibie, mengatakan pada Minggu (23/8/2026) terjadi kebakaran lahan di Desa Pelayang Paal 16, Kecamatan Tebo Tengah, serta Desa Mengupeh, Kecamatan Tengah Ilir.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 01.18 WIB terkait kebakaran lahan di pinggir jalan di Desa Pelayang Paal 16. Kemudian pukul 02.25 WIB, kembali dilaporkan kebakaran lahan sekitar satu hektare di Desa Mengupeh dan berhasil kami tangani,” ujar Habibie, Senin (24/8/2026).
Selanjutnya, pada Senin (24/8/2026), kebakaran lahan kembali terjadi di Jalan Serdang Unit 10, Kecamatan Rimbo Ulu, sekitar pukul 11.27 WIB. Luas lahan yang terbakar diperkirakan seperempat hektare dan berhasil dipadamkan.
Pada malam harinya sekitar pukul 20.00 WIB, Damkarmat kembali menerima laporan kebakaran lahan di kawasan Balai Benih Ikan (BBI) Paal 10, Kecamatan Tebo Tengah.
Tidak berhenti di situ, pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 03.59 WIB, kebakaran kembali terjadi di Jalan Imam Bonjol Unit 2, Kecamatan Rimbo Bujang. Lahan yang terbakar diperkirakan seluas satu hektare dan api berhasil dijinakkan petugas.
Habibie menyebutkan, hingga kini penyebab kebakaran di sejumlah lokasi tersebut belum diketahui. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api.
“Penyebab dugaan kebakaran lahan belum diketahui dan masih dalam penyelidikan,” tandasnya. (DVD)
Reses di Kerinci, Cek Endra Dorong Hilirisasi Kopi dan Kayu Manis, Perkuat Ekonomi Petani
Ketua TP PKK Tebo Buka TOT Metode 30 Menit Bisa Membaca Al-Qur’an
Bantuan Beras Disalurkan ke Warga Sungai Abang, Babinsa Pastikan Berjalan Lancar
Babinsa Lilik Budiono Jalin Silaturahmi dengan Warga Sumber Sari Sambil Menikmati Kopi Paman
Kapolda Jambi Widodo Tegaskan Penegakan Hukum dan Keadilan untuk Masyarakat
Muaro Jambi Perkuat Respons Karhutla, 8 Kecamatan Rawan dan ISPU Capai 200