MTsN 4 Bungo Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Mancing Mania di Rasullan Dusun Daya Murni

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:52:04 WIB - Dibaca: 283 kali

Guru MTsN 4 Bungo, Suranto, S.Ag., mengikuti perlombaan Mancing Mania dalam rangka memeriahkan Rasullan Kampung 2 Dusun Daya Murni, Kecamatan Pelepat Ilir. Foto: Saudi
Guru MTsN 4 Bungo, Suranto, S.Ag., mengikuti perlombaan Mancing Mania dalam rangka memeriahkan Rasullan Kampung 2 Dusun Daya Murni, Kecamatan Pelepat Ilir. Foto: Saudi ()

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Kehadiran lembaga pendidikan di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan belajar mengajar. Hubungan sosial, komunikasi dan partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan juga menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan antara madrasah dengan lingkungan sekitarnya.

Hal tersebut terlihat dalam peringatan Rasullan atau Hari Ulang Tahun Kampung 2 Dusun Daya Murni, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, yang turut diramaikan oleh civitas akademika MTsN 4 Bungo, Minggu malam, 30 Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Suranto, S.Ag., guru MTsN 4 Bungo, hadir mewakili satuan pendidikan dan ikut berlaga dalam perlombaan Mancing Mania yang dipusatkan di lokasi pemancingan Dusun Daya Murni.

Ajang tersebut diikuti puluhan peserta yang berasal dari berbagai elemen masyarakat. Perlombaan tidak sekadar menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan warga untuk mempererat persaudaraan sekaligus menjaga tradisi dan kearifan lokal yang telah berkembang di tengah masyarakat.

Kehadiran perwakilan MTsN 4 Bungo pun mendapat sambutan positif dari panitia dan warga. Partisipasi tersebut menunjukkan bahwa madrasah berupaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat, bukan hanya melalui kegiatan pendidikan formal, tetapi juga dengan terlibat langsung dalam agenda sosial dan budaya di lingkungan sekitar.

Membangun Komunikasi di Luar Ruang Kelas

Bagi lembaga pendidikan, hubungan harmonis dengan masyarakat memiliki posisi strategis. Madrasah tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari lingkungan sosial tempat peserta didik tumbuh dan berkembang.

Karena itu, keterlibatan guru dalam kegiatan seperti Rasullan dapat menjadi jembatan komunikasi antara pihak madrasah dan masyarakat. Interaksi yang berlangsung secara informal memungkinkan terciptanya hubungan yang lebih cair, sekaligus membuka ruang untuk saling mengenal dan memahami.

Suranto mengatakan, keikutsertaannya dalam perlombaan tersebut bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan. Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah kehadiran dan partisipasi madrasah dalam kehidupan masyarakat.

“Bukan sekadar mengincar juara atau hasil tangkapan, kehadiran kami di sini adalah bentuk partisipasi aktif madrasah dalam mendukung kegiatan kebudayaan dan kearifan lokal. Silaturahmi yang terjalin erat di lapangan tentu akan berdampak positif bagi hubungan baik antara warga dan MTsN 4 Bungo,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan sederhana seperti perlombaan memancing dapat memiliki makna sosial yang lebih luas. Guru tidak hanya menjalankan peran sebagai tenaga pendidik di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Madrasah dan Masyarakat Saling Menguatkan

Sinergi antara madrasah dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif. Dukungan masyarakat terhadap lembaga pendidikan, begitu pula keterlibatan madrasah dalam kegiatan warga, dapat menciptakan hubungan timbal balik yang positif.

MTsN 4 Bungo melalui keterlibatan dalam peringatan Rasullan menunjukkan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat. Partisipasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan sosial sekaligus memperkenalkan bahwa pendidikan memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar pencapaian akademik.

Di sisi lain, kegiatan Rasullan juga menjadi momentum bagi masyarakat Dusun Daya Murni untuk mempertahankan semangat kebersamaan. Berbagai elemen masyarakat dapat berkumpul, berinteraksi dan mengikuti rangkaian kegiatan dalam suasana kekeluargaan.

Dengan demikian, perlombaan Mancing Mania tidak hanya menghasilkan pemenang, tetapi juga mempertemukan berbagai kalangan dalam satu ruang kebersamaan.

Seluruh rangkaian peringatan Rasullan Kampung 2 Dusun Daya Murni berlangsung lancar, tertib dan penuh rasa kekeluargaan hingga kegiatan berakhir. Kehadiran MTsN 4 Bungo dalam agenda tersebut menjadi gambaran bahwa hubungan antara lembaga pendidikan dan masyarakat dapat terus diperkuat melalui partisipasi nyata dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya. (Sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA