Di Tengah Ancaman Karhutla, Polres Bungo Gelar Shalat Istisqa Mohon Turun Hujan

Kamis, 03 September 2026 - 11:58:22 WIB - Dibaca: 103 kali

Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat bersama jajaran Forkopimda dan peserta mengikuti pelaksanaan Salat Istisqa di Lapangan Apel Mapolres Bungo, Kamis (3/9/2026). Foto: Saudi
Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat bersama jajaran Forkopimda dan peserta mengikuti pelaksanaan Salat Istisqa di Lapangan Apel Mapolres Bungo, Kamis (3/9/2026). Foto: Saudi ()

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih membayangi wilayah Kabupaten Bungo di tengah musim kemarau mendorong jajaran Polres Bungo bersama Forkopimda dan lintas instansi menggelar Salat Istisqa, Kamis (3/9/2026) pagi.

Salat Istisqa dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolres Bungo. Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan sekaligus menjadi momentum meningkatkan keimanan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Salat dipimpin Ust. Drs. H. Duminis, Lc., selaku Kuaket Kecamatan Bungo Dani. Sebelum pelaksanaan, jamaah terlebih dahulu mendapatkan penjelasan mengenai tata cara Salat Istisqa.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Bungo AKBP Zamri Elvino, S.I.K., Wakapolres Bungo Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom., M.H., Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat, jajaran pejabat utama Polres Bungo, serta personel gabungan TNI, Kejaksaan, Pengadilan dan tamu undangan lainnya.

Kapolres Bungo AKBP Zamri Elvino mengatakan Salat Istisqa merupakan bagian dari ikhtiar bersama menghadapi kondisi kemarau yang berpotensi meningkatkan ancaman Karhutla.

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak hanya dilakukan melalui patroli, pemantauan titik panas, pemadaman maupun sosialisasi kepada masyarakat, tetapi juga perlu diiringi dengan doa dan peningkatan ketakwaan.

Usai pelaksanaan salat dan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H/2026 M. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, khususnya dalam membangun persaudaraan, kejujuran, kepedulian dan kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat.

Wakil Bupati Bungo Ust. Tri Wahyu Hidayat saat dikonfirmasi, Kamis (3/9/2026), mengatakan Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar dan doa bersama di tengah kondisi kemarau yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

“Selain ikhtiar secara lahiriah dalam menghadapi Karhutla dan kemarau, kita juga memohon kepada Allah SWT agar segera diberikan hujan. Mudah-mudahan doa dan ikhtiar kita bersama ini dikabulkan serta masyarakat Bungo senantiasa diberikan keselamatan dan keberkahan,” kata Tri Wahyu Hidayat. (Sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA