Candi Muaro Jambi Diproyeksi Jadi Pusat Ekonomi, dari Wisata hingga Kuliner

Sabtu, 05 September 2026 - 10:41:46 WIB - Dibaca: 61 kali

Gubernur Jambi Al Haris bersama rombongan saat mengunjungi kawasan Candi Muaro Jambi. Foto: Rahim
Gubernur Jambi Al Haris bersama rombongan saat mengunjungi kawasan Candi Muaro Jambi. Foto: Rahim ()

JAMBIPRIMA.COM, MUARO JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris mendorong kawasan Candi Muaro Jambi dikembangkan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Jambi. Potensi tersebut dinilai dapat digerakkan melalui sektor pariwisata, kuliner hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal itu disampaikan Al Haris saat membuka High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Jambi 2026 di Museum Sriwijaya Dharmakirti, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (4/9/2026).

Menurut Al Haris, pengembangan kawasan Candi Muaro Jambi tidak hanya berorientasi pada sektor pariwisata. Kawasan tersebut juga memiliki peluang untuk menjadi ruang tumbuh bagi berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.

"Candi Muaro Jambi ini yang kelak meramu ekonomi yang ada di sini ke depannya, mulai dari pariwisata, kuliner, dan sebagainya. Museum ini sama dengan Candi Borobudur, tinggal lagi kita mengisinya secara jelas," kata Al Haris.

Ia menilai, pengembangan destinasi wisata harus dilakukan dengan perencanaan yang matang. Dengan begitu, aktivitas pariwisata tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga mampu menciptakan perputaran ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Selain itu, pengembangan kawasan wisata diharapkan dapat meningkatkan daya tarik investasi di Provinsi Jambi. Al Haris menyebut Jambi memiliki iklim investasi yang dinilai kompetitif dibandingkan sejumlah daerah lain di Sumatera.

"Jambi adalah wilayah yang efektif dan paling layak untuk berinvestasi, karena iklimnya paling rendah di Sumatera," ujarnya.

Al Haris juga menekankan pentingnya kolaborasi antara daerah untuk memperkuat ekosistem ekonomi. Salah satunya dengan mengintegrasikan potensi Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi.

Menurutnya, Kota Jambi memiliki fasilitas pendukung seperti hotel berbintang, sedangkan Kabupaten Muaro Jambi memiliki kawasan wisata yang dapat menjadi daya tarik utama.

“Kota Jambi memiliki hotel yang berbintang, Muaro Jambi yang memiliki wilayah (wisata),” tambah Al Haris.

Ia berharap sinergi kedua daerah tersebut dapat menciptakan rantai ekonomi yang lebih kuat, mulai dari sektor pariwisata, akomodasi, kuliner, transportasi hingga UMKM.

Dalam kesempatan tersebut, Al Haris juga mengapresiasi dukungan Bank Indonesia terhadap penguatan perekonomian Jambi. Menurutnya, sektor perbankan memiliki peran strategis dalam memperluas akses pembiayaan dan mendorong perkembangan pelaku UMKM.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia yang sudah memperkuat ekonomi di Provinsi Jambi ke depan, peran perbankan luar biasa, pelaku UMKM kita juga ikut mewarnai semuanya," ucapnya. (Rhm)





BERITA BERIKUTNYA