Kebun Sawit dan Karet Warga Bungo Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki

Sabtu, 05 September 2026 - 15:29:17 WIB - Dibaca: 52 kali

Petugas bersama TNI melakukan pemadaman kebakaran lahan di tengah kepulan asap di kawasan perkebunan warga Bungo. Foto: Saudi
Petugas bersama TNI melakukan pemadaman kebakaran lahan di tengah kepulan asap di kawasan perkebunan warga Bungo. Foto: Saudi ()

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Kebakaran melanda sejumlah perkebunan milik warga di Dusun Mangun Jayo, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, Jumat (4/9/2026) sore. Peristiwa tersebut menghanguskan sebagian kebun sawit dan karet warga.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 17.45 WIB setelah warga melihat munculnya titik api di kawasan perkebunan. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Polsek Muko-Muko Bathin VII untuk dilakukan penanganan.

Salah satu lahan yang terdampak merupakan kebun sawit milik Lutni seluas sekitar 1,5 hektare. Sebagian lahan milik warga lainnya, termasuk lahan sawit Faisol, kebun karet Samsuri dan Murniwati juga ikut terbakar.

Lutni mengatakan, dirinya mendapat kabar dari keluarga bahwa kebunnya terbakar. Tanaman sawit yang berusia sekitar dua tahun disebut hangus akibat peristiwa tersebut.

“Kami dapat kabar dari keluarga bahwa kebun kami terbakar. Tanaman sawit yang baru berumur sekitar dua tahun ikut hangus. Kami hanya bisa pasrah karena belum tahu penyebab kebakaran,” katanya.

Ia berharap kepolisian dapat mengungkap penyebab kebakaran tersebut. Menurut dia, penyelidikan diperlukan untuk memastikan apakah kebakaran terjadi akibat kelalaian atau ada faktor lain.

“Kami berharap polisi bisa menyelidiki penyebab kebakaran ini. Kalau memang ada unsur kesengajaan, tentu harus diungkap,” ujarnya.

Kasi Humas Polres Bungo Iptu Bambang JM mengatakan, polisi telah menindaklanjuti laporan warga dengan mendatangi lokasi kebakaran. Petugas bersama Babinsa dan masyarakat turut melakukan upaya pemadaman.

“Begitu mendapatkan informasi adanya kebakaran, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan bersama Babinsa dan masyarakat. Saat petugas tiba, api masih terlihat dan masih dilakukan upaya pemadaman,” ujar Bambang. (Sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA