JAMBIPRIMA.COM, TEBO — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di perbatasan Desa Muara Sekalo dan Desa Semambu, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, pada Rabu (2/9/2026), dipastikan belum berdampak terhadap pergerakan gajah yang berada di sekitar wilayah tersebut.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi, Himawan Sasongko, mengatakan lokasi kebakaran masih cukup jauh dari keberadaan gajah.
“Untuk sementara ini belum berpengaruh terhadap pergerakan gajah karena jaraknya masih cukup jauh,” ujar Himawan saat dihubungi, Jumat (4/9/2026).
Menurutnya, titik kebakaran berada di sekitar PT Tebo Alam Lestari (TAL), sedangkan keberadaan gajah saat ini masih berada di kawasan PT Lestari Asri Jaya (LAJ).
“Posisi gajah masih berada di PT LAJ, jadi belum berpengaruh. Tapi intinya kita tetap waspada,” tegasnya.
Himawan menyebut BKSDA telah berkoordinasi dengan BPBD, PT LAJ dan PT TAL untuk mencegah api meluas. Pemantauan terhadap pergerakan gajah juga terus dilakukan, terutama jika ditemukan titik panas (hotspot) baru.
“Kita akan selalu memonitor dan membaca pergerakan gajah.
Kekhawatirannya apabila ada hotspot lainnya,” katanya.
BKSDA memastikan kondisi gajah masih aman, namun kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat potensi meluasnya Karhutla di wilayah tersebut. (DVD)
Jelang AKGTK Madrasah 2026, MIN 4 Tebo Pastikan Perangkat Guru Siap
Tak Cuma BPJS, PT PBM Bagikan Ratusan Sembako untuk Warga Tebo Ilir
BKPRMI Tebo Gelar FASI XVIII, Anak-anak Unjuk Bakat Keagamaan
Aklamasi! Zulhefni Kembali Pimpin Golkar Tebo Ulu Periode 2026–2031
Gabah Petani Desa Kemantan Terserap Bulog, Babinsa Dampingi Proses Panen hingga Penimbangan
Kebun Sawit dan Karet Warga Bungo Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki