1.121 Hotspot Terdeteksi di Tebo, Sumay Paling Dominan

Rabu, 09 September 2026 - 12:50:24 WIB - Dibaca: 74 kali

Sekretaris BPBD Tebo Ahmad Rony. Foto: David
Sekretaris BPBD Tebo Ahmad Rony. Foto: David ()

JAMBIPRIMA.COM, TEBO — Sebanyak 1.121 titik panas (hotspot) terdeteksi di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, sejak Januari hingga Selasa (8/9/2026). Titik hotspot tersebut tersebar di seluruh kecamatan, dengan konsentrasi terbanyak berada di Kecamatan Sumay, khususnya Desa Pemayungan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo, Ahmad Rony, saat ditemui di kantornya, Selasa (8/9/2026).

Menurut Rony, berdasarkan pemantauan melalui Sipongi Kementerian Kehutanan, jumlah hotspot di Tebo pada Selasa pagi masih cukup tinggi.

“Pagi tadi kami pantau di Sipongi, lumayan banyak titik hotspot di Kabupaten Tebo. Dominan berada di Kecamatan Sumay, khususnya Desa Pemayungan,” ujar Rony.

Terkait luasan lahan yang terbakar di area konsesi perusahaan, Rony mengatakan pihaknya belum dapat memastikan total luasan karena belum seluruh perusahaan menyampaikan laporan resmi.

“Untuk luasan kebakaran di area korporasi belum bisa kami rekap secara pasti. Kami belum menerima laporan resmi dari masing-masing perusahaan,” jelasnya.

Meski demikian, BPBD bersama Satgas Karhutla telah melakukan penanganan di sekitar lima perusahaan, yakni PT Lestari Asri Jaya (LAJ), PT Alam Bukit Tigapuluh (ABT), PT Persada Harapan Kahuripan (PHK) Makin Group, PT Tebo Alam Lestari (TAL), dan PT Bajabang.

Sementara itu, kebakaran juga terjadi di kawasan hutan produksi di Desa Teluk Pandak, Kecamatan Tebo Tengah. Luasan areal yang terbakar diperkirakan mencapai 50 hektare.

Rony menegaskan, data luasan tersebut masih merupakan perkiraan berdasarkan hasil penanganan di lapangan dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan serta laporan resmi. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA