JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Pemerintah Kota Jambi menegaskan komitmennya mendukung Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi dalam menangani kawasan yang dinilai rawan peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Kelurahan Legok. Penanganannya dilakukan melalui pendekatan modifikasi sosial dengan tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga memperkuat kondisi sosial masyarakat.
Pemkot Jambi bersama BNN Kota Jambi mendorong pembangunan infrastruktur sosial di kawasan tersebut, mulai dari tempat ibadah, arena bermain anak, penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga memastikan akses pendidikan serta pelatihan keterampilan bagi warga.
Wali Kota Jambi sebelumnya juga menyoroti pentingnya pengawasan berbasis masyarakat serta pemanfaatan teknologi, salah satunya melalui integrasi kamera pemantau (CCTV) hingga tingkat RT.
"Selain kawasan Legok, perhatian khusus juga diarahkan ke beberapa titik rawan lain seperti Pulau Pandan, Pucuk, Danau Teluk, dan Danau Kedap," kata Wali Kota Jambi, Jumat (11/9/2026).
Dalam komunikasi melalui telepon pada Sabtu (12/9/2026), Wali Kota Jambi menegaskan bahwa penanganan kawasan rawan narkotika tidak cukup hanya dengan penindakan.
"Kita ingin penanganannya dilakukan secara bersama-sama. Tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga bagaimana lingkungan masyarakat kita perkuat, anak-anak punya ruang yang positif, UMKM berkembang, serta akses pendidikan dan keterampilan terus dibuka," ujar Wali Kota Jambi dalam komunikasi tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, BNN, aparat keamanan dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah kawasan rawan kembali menjadi titik peredaran narkotika.
Pemkot Jambi juga mengusulkan kepada BNNP Jambi agar menyusun pemetaan secara komprehensif terhadap titik-titik rawan narkotika di wilayah Kota Jambi.
"Data dan pemetaan ini penting supaya intervensi yang dilakukan benar-benar tepat sasaran. Kita perlu mengetahui kawasan mana yang membutuhkan penguatan lebih dan program apa yang paling sesuai," katanya. (rhm)
Rp68 Miliar IJD Masuk Tebo, Ketua Komisi III: Terima Kasih Mas Edi!
Wartawan Bidik Indonesia News Tebo Moncer di UKW, M. Halik Raih Nilai Tertinggi Kedua
Hilirisasi Sawit Tak Sekadar Bangun PKS, Akademisi UIN Jambi Ungkap Alasannya
Aklamasi! Ismail AB dan Mus Mulyadi Kembali Nahkodai Golkar VII Koto Ilir dan VII Koto
Pemkot Jambi Perkuat Sinergi BNN Tangani Kawasan Rawan Narkotika
Tiga Hari Hearing, Banggar DPRD Merangin Bahas Perubahan KUA-PPAS 2026