Kebakaran Lahan di Kilometer 14 Tebo, Warga Khawatir Api Menjalar ke Kebun Sawit

Rabu, 16 September 2026 - 08:16:51 WIB - Dibaca: 68 kali

Petugas memadamkan api di lahan Pemkab Tebo. Foto: Subahan
Petugas memadamkan api di lahan Pemkab Tebo. Foto: Subahan ()

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Kebakaran lahan melanda kawasan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo yang berada di Kilometer 14, Desa Sungai Alai, Kecamatan Tebo Tengah, Selasa (15/9/2026) sore.

Kebakaran terjadi di lahan seluas sekitar 5 hektare. Dari hasil pemantauan di lapangan, bagian lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1 hektare.

Api yang muncul di kawasan tersebut sempat menjalar menuju lahan milik masyarakat di sekitar lokasi. Situasi ini membuat warga khawatir, terutama karena terdapat sejumlah kebun kelapa sawit milik masyarakat yang lokasinya berdekatan dengan titik api.

Penanganan kemudian dilakukan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tebo bersama Manggala Agni. Tim melakukan pemadaman sekaligus melokalisasi kobaran api agar tidak meluas ke area lainnya.

Selain petugas pemadam, personel TNI dan Polri juga turut membantu proses penanganan kebakaran. Babinsa Muara Tebo dan Bhabinkamtibmas Polsek Tebo Tengah berada di lokasi untuk mendukung upaya pemadaman dan pengamanan di sekitar kawasan terdampak.

epala Bidang Damkar Kabupaten Tebo, Habibie, membenarkan kebakaran tersebut, kkebakaran itu diketahui sekitar pukul 16.00 WIB.

“Kami menurunkan satu unit mobil Damkar berkapasitas 10.000 liter untuk melakukan pemadaman,” kata Habibie.

Ia mengatakan petugas berupaya melokalisasi titik api agar kebakaran tidak meluas. Kondisi lahan yang dipenuhi dedaunan, ranting, dan material kering membuat api relatif mudah menjalar.

Salah seorang warga, Andi mengatakan warga sempat khawatir karena kebun sawit miliknya berada di sekitar lokasi kebakaran.

“Kami panik melihat api cukup besar karena membakar dedaunan dan ranting kering. Alhamdulillah, api bisa dijinakkan sekitar dua jam,” ujar Andi.

Andi mengatakan belum mengetahui sumber awal api. Ia mengapresiasi respons petugas yang segera melakukan pemadaman.

“Terima kasih kepada Damkar dan Manggala Agni yang sigap turun memadamkan api. Kalau terlambat ditangani, kami khawatir api meluas ke kebun warga,” katanya. (san)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA