Pemdes Bangun Harjo Salurkan PMT untuk Balita dan Ibu Hamil, Cegah Stunting

Rabu, 16 September 2026 - 15:30:50 WIB - Dibaca: 63 kali

Ibu-ibu penerima bantuan PMT berfoto bersama Serka Japril usai kegiatan penyaluran di Desa Bangun Harjo, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo. Foto: Saudi
Ibu-ibu penerima bantuan PMT berfoto bersama Serka Japril usai kegiatan penyaluran di Desa Bangun Harjo, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo. Foto: Saudi ()

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Pemerintah Desa Bangun Harjo, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, menyalurkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita dan ibu hamil, Rabu (16/9/2026).

Penyaluran PMT tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah desa terhadap pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan asupan nutrisi selama masa kehamilan dan pertumbuhan anak.

Program ini juga diarahkan sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini. Pemenuhan gizi yang cukup bagi ibu hamil dan balita dinilai penting untuk mendukung kesehatan ibu sekaligus tumbuh kembang anak secara optimal.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan penyaluran bantuan turut didampingi Babinsa Koramil 416-06/Muara Bungo, Serka Japril. Kehadiran pendamping di lapangan sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat agar semakin memperhatikan kesehatan serta kebutuhan gizi ibu dan anak.

Serka Japril mengatakan, pencegahan stunting membutuhkan kepedulian dan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, keluarga hingga masyarakat.

“Semoga bantuan makanan tambahan ini dapat memberikan manfaat bagi balita dan ibu hamil. Mari bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan gizi anak sejak dini,” ujarnya.

Datuk Rio Bangun Harjo, Sarwan, saat dikonfirmasi Jambiprima.com melalui telepon, Rabu (16/9/2026), mengatakan pemerintah desa terus memberikan perhatian terhadap kebutuhan kesehatan dan gizi masyarakat, terutama balita serta ibu hamil.

Menurut Sarwan, bantuan PMT diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tambahan gizi sekaligus meningkatkan kesadaran keluarga mengenai pentingnya pola makan sehat bagi ibu dan anak.

“Pemerintah desa tentu berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh penerima. Yang paling penting adalah bagaimana kebutuhan gizi ibu hamil dan balita terus diperhatikan, sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik,” kata Sarwan.

Ia menambahkan, upaya menjaga kesehatan ibu dan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi membutuhkan keterlibatan keluarga dan masyarakat secara bersama-sama.

“Pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama memperhatikan kesehatan ibu hamil, balita dan pemenuhan gizinya,” pungkasnya. (sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA