JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Jambi hingga Agustus 2026 telah mencapai sekitar Rp5,7 triliun. Pembiayaan tersebut diberikan kepada sekitar 59 ribu debitur yang mayoritas bergerak di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) II Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jambi, Asyep Syaefudin, mengatakan penyaluran KUR terus menunjukkan pertumbuhan. Hingga Agustus 2026, realisasinya meningkat 19,34 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data tersebut disampaikan Asyep dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pembiayaan Selektif dan Peningkatan Kapasitas UMKM yang digelar Kanwil DJPb Provinsi Jambi, Kamis (17/9/2026).
Menurut Asyep, peningkatan penyaluran pembiayaan kepada UMKM menjadi salah satu indikator bahwa aktivitas sektor riil di Jambi masih bergerak. Karena itu, akses pembiayaan bagi pelaku usaha dinilai perlu terus diperkuat.
Ia menyebut pergerakan sektor riil tidak hanya bergantung pada mobilitas masyarakat. Aktivitas produksi dan usaha UMKM juga berperan dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kita mengharapkan dari kegiatan mobilitas saja tidak cukup untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi. Salah satu yang kita bisa harapkan adalah sektor riil terus bergerak," katanya.
Asyep berharap peningkatan aktivitas UMKM dapat berdampak pada daya beli masyarakat. Jika sektor usaha terus berkembang, kontribusinya terhadap perekonomian Jambi juga diharapkan semakin besar.
Meski penyaluran KUR menunjukkan pertumbuhan, ia menyebut masih terdapat pekerjaan rumah dalam hal pemerataan pembiayaan. Akses pembiayaan perlu menjangkau berbagai sektor usaha sehingga manfaatnya tidak terkonsentrasi pada sektor tertentu.
"Kita bersyukur. Dengan Pemda yang kurang aktif saja ternyata bisa seperti itu. Artinya UMKM yang bergerak, benar-benar di Jambi ini UMKM yang gesit mencari pembiayaan," tuturnya. (rhm)
Komisi Informasi Lakukan Visitasi Monev Keterbukaan Informasi PUblik 2026 ke Ombudsman Jambi
Komisi Informasi Jambi Tegaskan Dana BLUD RSUD STS Tebo Harus Transparan!
Kasus Lahan Marzuki Memanas! Polres Tebo Turun Olah TKP, Proyek Pipa Migas PT Olindo Disorot
Heboh! Kaban DPKAD Merangin Diperiksa Kejati Jambi Terkait Dugaan Korupsi Rp19,5 Miliar
Polres Merangin Tangkap Dua Penjual Solar Subsidi, 1,2 Ton Diamankan
Rumah Kayu di Rimbo Bujang Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp70 Juta
Lahan Pertanian Jambi Terancam Kekeringan, SAH: Jangan Biarkan Petani Rugi