JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH) meminta seluruh kader Gerindra di Jambi aktif mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pesan itu disampaikan SAH saat memimpin konsolidasi Partai Gerindra Provinsi Jambi di Grand Hotel Jambi, Minggu (20/9/2026). Forum tersebut diikuti pengurus DPD, jajaran Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPC Gerindra kabupaten/kota, serta anggota DPRD kabupaten/kota dari Partai Gerindra.
SAH menilai posisi Gerindra sebagai bagian dari pemerintahan nasional membawa tanggung jawab politik bagi kader partai, termasuk memastikan agenda pemerintahan dapat dikawal hingga tingkat daerah.
“Kalau kita sudah menjadi bagian dari pemerintahan, maka kader jangan hanya berada di belakang. Harus berani pasang badan, membela kebijakan pemerintah yang berpihak kepada kepentingan rakyat, sekaligus menjelaskan kepada masyarakat apa yang menjadi tujuan dari setiap program Presiden Prabowo,” tegas SAH.
Menurutnya, sikap mendukung pemerintahan tidak berarti kader harus menutup mata terhadap persoalan yang muncul. Kader justru diminta menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat dengan menyampaikan informasi secara benar, menyerap aspirasi, serta memberikan masukan terhadap pelaksanaan pembangunan.
“Pasang badan bukan berarti membela secara membabi buta. Kader harus memahami program pemerintah, mampu menjelaskan kepada masyarakat dan ikut mengawal agar pelaksanaannya tepat sasaran. Kalau ada kekurangan, sampaikan melalui mekanisme organisasi dan pemerintahan dengan cara yang baik,” ujarnya.
SAH juga menekankan pentingnya konsolidasi untuk menyamakan langkah seluruh struktur Gerindra di Jambi. Menurut dia, soliditas organisasi, kedisiplinan kader dan kesamaan visi menjadi bagian penting dalam menjalankan agenda politik partai.
Kader yang berada di lembaga legislatif maupun struktur partai juga diminta memperkuat komunikasi dengan masyarakat. SAH mengingatkan agar kader tidak hanya aktif ketika memasuki momentum politik.
“Gerindra harus hadir dan bekerja. Jangan sampai masyarakat hanya mengenal kader ketika ada momentum politik. Kader harus hadir ketika masyarakat membutuhkan, mengawal program pemerintah dan memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan rakyat,” katanya.
SAH menegaskan konsolidasi tersebut bukan sekadar agenda internal partai. Forum itu juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ideologi, disiplin organisasi dan garis perjuangan Gerindra.
“Soliditas adalah kekuatan kita. Ideologi menjadi landasan, organisasi menjadi instrumen dan kerja nyata menjadi bukti perjuangan. Karena itu, mari kita rapatkan barisan, jaga kekompakan dan bersama-sama mengawal pemerintahan Presiden Prabowo untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya. (rhm)
Harga Beras Premium di Merangin Tembus Rp16 Ribu/Kg, di Atas Acuan Pemerintah
Kabut Asap Berdampak, Ribuan Warga Muaro Jambi Terserang ISPA
Gaji 3.600 PPPK Jambi Berpotensi Ditanggung APBN, Ada Rp236 Miliar yang Bisa Dihemat
Edi Purwanto Minta Pemerintah Fokus Tangani Insiden KM Virgo
Siswa MTsN 2 Kota Jambi Raih Juara I Mini Soccer Tingkat Provinsi Jambi
Aduan Gematipikor Soal DD Kandang Ditindaklanjuti, Inspektorat Diminta Beri Jawaban
PKS Jambi Supervisi ke Sarolangun, Perkuat Koordinasi Struktur dan Fraksi