JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Pemerintah Dusun Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, mulai menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Dusun Tahun 2027. Penyusunan tersebut dibahas melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Dusun (Musrenbangdus), Rabu (23/9/2026).
Musrenbangdus digelar di Aula Kantor Rio Desa Sungai Buluh dan dihadiri Babinsa Koramil 416-06/Muara Bungo, Serka Alhafiz. Kegiatan tersebut menjadi forum untuk menampung aspirasi masyarakat sekaligus membahas usulan pembangunan yang akan menjadi prioritas pada 2027.
Sejumlah kebutuhan dan usulan pembangunan dibahas dalam musyawarah dengan melibatkan pemerintah dusun dan masyarakat. Usulan yang disepakati nantinya menjadi bagian dalam penyusunan RKP Dusun Tahun 2027.
Datuk Rio Sungai Buluh, Suwardi, mengatakan Musrenbangdus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan dan usulan pembangunan di wilayahnya.
Menurutnya, setiap usulan yang disampaikan masyarakat akan dibahas secara bersama dengan mempertimbangkan kebutuhan dan skala prioritas pembangunan dusun.
“Melalui Musrenbangdus ini kita ingin menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Usulan yang disampaikan akan kita musyawarahkan bersama untuk menentukan mana yang menjadi prioritas dan benar-benar dibutuhkan masyarakat,” kata Suwardi.
Sementara itu, Serka Alhafiz mengatakan kehadiran Babinsa dalam Musrenbangdus merupakan bentuk dukungan terhadap proses perencanaan pembangunan di wilayah binaan.
Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah dusun dan masyarakat diperlukan agar perencanaan pembangunan dapat berjalan secara baik dan sesuai kebutuhan warga.
“Musrenbangdus menjadi momentum untuk menyatukan usulan dan menentukan prioritas pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujar Serka Alhafiz. (sab)
PETI di Kawasan Bandara Muara Bungo Disorot, Pemkab Diminta Tak Sekadar Razia
Jemaah Arasy Tour Panjatkan Doa agar Anak-Cucu Menyusul ke Tanah Suci
Warga Bungo Taman Agung Aktif Ikuti Posyandu, Kesehatan Anak Jadi Perhatian
Kebakaran Lahan di Bungo, Polisi Temukan Bong di Tengah Proses Pemadaman
Curas di Bungo: Korban Disekap, Emas dan HP Senilai Rp64,7 Juta Raib
Audit Dana Desa Sungai Rambai Belum Tuntas, BPD Soroti Dugaan Penggunaan SiLPA Rp57 Juta