JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH), mengajak seluruh kader Gerindra di Jambi melanjutkan pelaksanaan salat istisqa sebagai bentuk ikhtiar spiritual menghadapi kondisi kekeringan dan keterbatasan air.
Ajakan tersebut disampaikan SAH dengan mengajak kader tidak hanya berdoa, tetapi juga meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat serta lingkungan. Salat istisqa dinilai menjadi salah satu momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus melakukan introspeksi bersama.
“Saya mengajak seluruh kader Gerindra di Jambi untuk terus melaksanakan sholat istisqa. Kita berikhtiar secara lahir dan batin, memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat, petani dan daerah kita,” ujar SAH.
Menurut dia, ketersediaan air menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan aktivitas pertanian karena para petani membutuhkan curah hujan untuk mendukung kegiatan mereka.
SAH meminta kader Gerindra di berbagai daerah ikut mengambil langkah nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dan penggunaan air secara bijak perlu berjalan beriringan dengan ikhtiar melalui doa.
“Doa dan ikhtiar harus berjalan bersama. Kita tetap memohon kepada Allah SWT, sekaligus terus menjaga lingkungan, menggunakan air secara bijak dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
SAH juga mendorong jajaran Gerindra di tingkat kabupaten dan kota untuk menggelar salat istisqa bersama masyarakat sesuai kondisi masing-masing daerah.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadapi kekeringan sekaligus memperkuat kepedulian dan kebersamaan masyarakat.
“Semoga Allah SWT mengabulkan doa kita, menurunkan hujan yang cukup dan bermanfaat, serta memberikan keberkahan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat Jambi,” pungkasnya. (rhm)
Nela Ervina Kembali Diperiksa Kejari Jambi, Kasus Korupsi Pajak Rugikan Negara Rp1,37 Miliar
BMKG Prediksi Musim Hujan Jambi Mulai Akhir Oktober, Puncaknya Desember 2026
Polda Jambi Tangani 90 Kasus Karhutla, 18 Orang Jadi Tersangka
Kabut Asap Jambi Tekan Pariwisata, Pedagang di Kawasan Wisata Mulai Tutup Gerai
Karhutla Jambi Tembus 4.335 Hektare, Batanghari Paling Parah