JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Jambi. Anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat kebutuhan operasional hingga pelaksanaan kegiatan teknis di lapangan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, mengatakan dana tersebut telah dialokasikan kepada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki peran dalam penanganan karhutla.
Sebagian anggaran bahkan disebut sudah mulai direalisasikan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya menyiapkan dukungan anggaran, tetapi juga mulai menggerakkan sumber daya untuk menghadapi potensi karhutla yang masih menjadi persoalan pada musim kemarau.
Penggunaan anggaran menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan karhutla, mengingat upaya di lapangan membutuhkan dukungan berbagai sektor. Mulai dari kesiapan personel, mobilisasi peralatan, operasional, hingga kegiatan teknis untuk mengendalikan titik api dan mencegah meluasnya kebakaran.
Pemerintah juga mendorong agar alokasi yang telah disiapkan tidak berhenti pada tahap penganggaran. Realisasi belanja menjadi faktor penting agar dukungan terhadap penanganan karhutla dapat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Sudirman menyebut terdapat empat OPD yang telah merealisasikan anggaran tersebut. Sementara OPD lainnya diharapkan dapat segera melaksanakan kegiatan sesuai peruntukan anggaran.
Dengan total anggaran mencapai Rp30 miliar, pemerintah menargetkan seluruh dana tersebut dapat dimanfaatkan sepanjang tahun 2026 untuk mendukung penanganan karhutla. Penggunaan anggaran tetap diarahkan sesuai peruntukannya sehingga dapat memberikan dukungan langsung terhadap upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Jambi.
Menjelaskan alokasi tersebut, Sudirman menegaskan bahwa dana Rp30 miliar memang disediakan secara khusus untuk kebutuhan penanganan karhutla. Ia juga berharap seluruh anggaran dapat terserap hingga akhir tahun.
“Rp30 miliar itu untuk penanganan karhutla di Provinsi Jambi. Ada empat OPD yang sudah merealisasikan, nanti tinggal dilaksanakan. Total Rp30 miliar sudah dialokasikan, dan sudah ada yang berjalan. Mudah-mudahan yang Rp30 miliar itu bisa habis tahun ini untuk penanganan karhutla. Karena yang beruntuk hanya untuk penanganan karhutla,” kata Sudirman, Selasa (6/10/2026). (tdr)
Batas Desa Tebo Dipertegas, Jadi Jaminan Investasi dan Dasar Perhitungan Dana Desa
Rp30 Miliar Digelontorkan, Jambi Perkuat Penanganan Karhutla
Kejari Tebo Kembalikan Rp3,82 Miliar, Kasus KUR BSI Rugikan Negara Rp4,82 Miliar
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi, Sejumlah Pesawat Delay
Status Kewarganegaraan Kwee Tin Ditegaskan, Kanwil Kemenkum Jambi Berikan Kepastian Hukum
OMI 2026 Tingkat Provinsi Jambi Dimulai, 165 Siswa Adu Kemampuan Matematika dan IPA
Pemkab Merangin Bongkar Kios PKL di Dua Titik, Ini Alasan dan Rencana Relokasi