Sidak Kantor, Bupati Merangin Temukan Pegawai Tak Disiplin

Rabu, 07 Oktober 2026 - 12:47:49 WIB - Dibaca: 75 kali

upati Merangin H M Syukur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke ruang kerja pegawai di lingkungan Setda Merangin, Rabu (7/10/2026). Foto: Saudi
upati Merangin H M Syukur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke ruang kerja pegawai di lingkungan Setda Merangin, Rabu (7/10/2026). Foto: Saudi ()

JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Bupati Merangin H M Syukur berang saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah ruang kerja bagian di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Merangin, Rabu (7/10/2026). Ia menemukan sejumlah pegawai yang dinilai tidak disiplin dalam menjalankan jam kerja.

Sidak dilakukan di Kantor Bupati Merangin. H M Syukur memantau langsung keberadaan dan aktivitas pegawai di setiap bagian. Saat menyusuri ruangan, bupati mendapati masih ada pegawai yang dinilai belum disiplin terhadap waktu kerja.

Bupati menyebut ada pegawai yang setelah mengikuti apel pagi justru meninggalkan kantor untuk sarapan. Mereka kemudian baru kembali dan masuk ke ruang kerja beberapa jam setelahnya.

"Sudah apel pagi terus balik. Ada yang langsung keluar sarapan, kemudian masuk kantornya sampai pukul 11.00 WIB," ujar Syukur sembari terus berjalan memeriksa ruang-ruang bagian di Setda Merangin.

Syukur juga mengungkapkan dirinya setiap hari masih melihat adanya pegawai yang setelah mengikuti apel pagi langsung meninggalkan kantor. Pegawai tersebut disebut baru kembali menjelang pelaksanaan apel sore.

Kondisi itu membuat Syukur kecewa. Menurutnya, pegawai di lingkungan Setda seharusnya menjadi contoh bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai pada organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

Bupati menegaskan kedisiplinan merupakan salah satu kunci utama dalam menjalankan tugas pemerintahan. Para pegawai juga memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, setiap pegawai diminta mematuhi ketentuan jam kerja dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas pemerintahan di lingkungan Setda Merangin berjalan sebagaimana mestinya sekaligus menjadi evaluasi terhadap kedisiplinan pegawai.

Sebelum meninggalkan lokasi sidak dan menuju ruang kerjanya, Syukur kembali menegaskan kekecewaannya terhadap kedisiplinan pegawai Setda Merangin.

"Pegawai Setda benar-benar keterlaluan dan sama sekali tidak bisa menjadi contoh," ucap Syukur dengan nada kesal sembari menggenggam tangannya. (sab)





BERITA BERIKUTNYA