27 Rumah di Alkautsar Residence 4 Bungo Dihuni Tanpa Sambungan Listrik

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:24:13 WIB - Dibaca: 139 kali

Kondisi rumah di Perumahan Alkautsar Residence 4 Pal 9, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, yang telah dihuni warga namun belum memiliki sambungan listrik masing-masing. Foto: Saudi
Kondisi rumah di Perumahan Alkautsar Residence 4 Pal 9, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, yang telah dihuni warga namun belum memiliki sambungan listrik masing-masing. Foto: Saudi ()

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO - Ketersediaan listrik menjadi kebutuhan mendasar bagi warga yang telah menempati rumah. Namun, kebutuhan tersebut belum sepenuhnya terpenuhi bagi penghuni Perumahan Alkautsar Residence 4 Pal 9, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi.

Hingga Rabu (14/10/2026), sebanyak 27 rumah di perumahan tersebut telah dihuni, tetapi belum memiliki sambungan listrik masing-masing. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga masih bergantung pada pasokan dari satu meteran listrik yang berada di kantor pemasaran perumahan.

Kondisi ini membuat aktivitas penghuni belum berjalan optimal. Padahal, bagi masyarakat berpenghasilan terbatas, memiliki rumah sendiri merupakan langkah penting untuk mendapatkan hunian yang layak dan kehidupan yang lebih baik.

Helin, salah seorang penghuni mengatakan warga berharap segera mendapatkan kepastian mengenai pemasangan jaringan listrik. Menurut dia, sudah semestinya rumah yang telah ditempati didukung fasilitas dasar yang memadai, termasuk sambungan listrik.

“Bagaimana mungkin 27 rumah sudah ditempati, tetapi aliran listrik masih bergantung pada satu meteran saja,” kata Helin, Rabu siang (14/10/2026).

Ia menjelaskan, Alkautsar Residence 4 menjadi pilihan karena menawarkan rumah dengan angsuran yang terjangkau. Warga berharap keputusan untuk memiliki rumah sendiri dapat diikuti dengan terpenuhinya kebutuhan dasar, sehingga mereka bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman.

“Kami sudah beberapa bulan tinggal di sini. Daripada terus mengontrak, kami memilih mencicil rumah karena angsurannya ringan dan ada bonus cicilan. Kami berharap PLN bisa memberikan solusi agar masyarakat kecil juga mendapatkan layanan listrik yang layak,” ujarnya.

Helin mengatakan, persoalan tersebut telah ditanyakan kepada pihak pengembang. Berdasarkan penjelasan yang diterimanya, pemasangan jaringan listrik masih terkendala proses di pihak PLN Muara Bungo.

"Kami berharap ada kejelasan mengenai tahapan dan waktu pemasangan jaringan, agar warga tidak terus berada dalam ketidakpastian, kalian kami pak sepeti ini terus setiap hari, dimana keadlian negara untuk rakyat kecil sepeti kami ini," katanya.

Keluhan serupa disampaikan Maulana, penghuni lainnya. Menurut dia, ketergantungan pada satu meteran di kantor pemasaran membuat warga harus menyesuaikan kebutuhan listrik dengan pasokan yang tersedia.

“Kami berharap PLN segera menindaklanjuti pemasangan tiang dan jaringan listrik ke perumahan ini. Listrik sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas warga sehari-hari,” kata Maulana.

Sementara itu, pengelola Alkautsar Residence 4, Muhammad Rajib, mengatakan pihaknya telah berulang kali mengajukan permohonan pemasangan jaringan listrik kepada UPT PLN Muara Bungo.

Menurut Rajib, pihak pengelola telah berupaya memenuhi persyaratan yang diperlukan. Namun, hingga kini, pemasangan jaringan belum terealisasi dan pihaknya belum memperoleh kepastian tindak lanjut.

“Selaku pengelola, kami sudah tiga kali melayangkan surat kepada UPT PLN Muara Bungo untuk pemasangan tiang dan penyaluran listrik. Namun, sampai sekarang jaringan belum terpasang,” ujar Rajib.

Ia berharap PLN dapat segera menindaklanjuti permohonan tersebut, mengingat rumah-rumah di kawasan itu sudah dihuni dan kebutuhan listrik semakin mendesak.

Rajib menegaskan, penyediaan hunian bagi masyarakat perlu diiringi dukungan infrastruktur dasar agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga. Menurut dia, ketersediaan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan lingkungan perumahan yang layak dan nyaman.

“Kami ingin ikut mendukung program pemerintah pusat dalam penyediaan 3.000 rumah bagi masyarakat. Karena itu, kami berharap persoalan jaringan listrik ini segera mendapatkan solusi, sehingga warga bisa menempati rumah dengan lebih nyaman,” katanya. (sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA