JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Tebo, Hj. Elya Pitri, S.Pd.I., M.Pd.I., turun langsung ke ruang kelas VIII untuk melakukan supervisi pembelajaran, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini dilakukan guna memastikan kualitas proses belajar mengajar di lingkungan madrasah terus meningkat.
Dalam supervisi tersebut, Elya memantau proses pembelajaran mata pelajaran Fiqih yang diampu Ade Musthafa, S.Pd.I., M.Pd. Pemantauan dilakukan untuk melihat secara langsung kemampuan guru dalam menyampaikan materi serta membangun interaksi dengan siswa.
Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Mulai dari kesiapan perangkat pembelajaran, metode mengajar, keterlibatan siswa hingga penggunaan teknologi digital sebagai media pendukung pembelajaran.
Saat supervisi berlangsung, Ade Musthafa terlihat menyampaikan materi Fiqih dengan memanfaatkan proyektor dan media tayang interaktif. Para siswa kelas VIII tampak antusias mengikuti penjelasan yang diberikan.
Penggunaan media pembelajaran berbasis digital tersebut menjadi salah satu upaya menciptakan suasana belajar yang lebih menarik sekaligus memudahkan siswa memahami materi pelajaran.
Selain mengamati penyampaian materi, kepala madrasah juga memperhatikan komunikasi antara guru dan peserta didik selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Supervisi ini merupakan bagian dari program pengawasan internal MTsN 1 Tebo yang dilaksanakan secara berkala untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesionalisme tenaga pendidik.
Hasil pengamatan nantinya diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama dalam memperbaiki metode pembelajaran, termasuk melalui tindak lanjut setelah observasi kelas.
Pihak madrasah menilai peningkatan kualitas guru menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lulusan yang memiliki kemampuan akademik, pemahaman keagamaan, serta kedisiplinan yang baik.
Kepala MTsN 1 Tebo, Hj. Elya Pitri, menegaskan bahwa supervisi bukan hanya untuk menilai kelengkapan administrasi guru, tetapi juga menjadi sarana pendampingan profesional agar kualitas pembelajaran terus berkembang.
"Supervisi ini adalah sarana evaluasi kolaboratif antara kepala madrasah dan guru. Kami ingin memastikan bahwa proses transfer ilmu berjalan optimal, suasana belajar kondusif, dan standar mutu pendidikan di MTsN 1 Tebo senantiasa terjaga serta meningkat dari waktu ke waktu," ujar Elya Pitri. (san)
Sengketa Lahan Pipa Migas di Tebo Memanas, Dua Pihak Saling Klaim Punya Bukti
Tiga Atlet Catur Tebo Berlaga di Kejurnas ke-51 di Banten, Siap Bersaing di Tingkat Nasional
Butuh Rp400 Juta, Pengurus Musholla Asy-Syafa’at di Rimbo Bujang Harapkan Uluran Tangan
Koperasi Merah Putih di Teluk Singkawang Tebo Rampung 100 Persen, Terima Bantuan Truk
Asari Syafii Soroti Aksi Anarko, Saat Gubernur dan Aparat Jibaku Padamkan Karhutla
Kebakaran Rumah di Rimbo Ulu Tewaskan Pemiliknya, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta
Kabut Asap Mulai Berkurang, Disdikbud Bungo Kembali Berlakukan Belajar Tatap Muka Mulai 26 Oktober