Stok Blanko KTP di Tebo Tersisa 4.600 Keping, Dukcapil Dapat Hibah 6 Ribu

Minggu, 08 November 2026 - 12:16:58 WIB - Dibaca: 248 kali

Suasana pelayanan administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Dukcapil memastikan stok blanko KTP-el tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Suasana pelayanan administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Dukcapil memastikan stok blanko KTP-el tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. (Dok. Jambiprima.com)

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, menerima hibah sebanyak 6.000 keping blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dari pemerintah pusat pada Oktober 2026.

Tambahan stok tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan administrasi kependudukan, terutama menjelang akhir tahun 2026.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Tebo, Sardi, mengatakan saat ini persediaan blanko KTP-el masih tersisa sekitar 4.600 keping.

"Terakhir pada pertengahan Oktober 2026 kita mengajukan hibah dan mendapatkan sekitar 6.000 keping. Saat ini masih ada kurang lebih 4.600 keping blanko KTP," ujar Sardi, Jumat (6/11/2026).

Ia menjelaskan, pengadaan blanko KTP-el pada dasarnya dilakukan oleh pemerintah pusat. Biasanya, pemerintah provinsi mengambil stok ke pusat sebelum didistribusikan ke kabupaten dan kota.

Namun, saat persediaan blanko di Kabupaten Tebo sempat habis pada Oktober lalu, pihaknya terpaksa meminjam stok dari Kabupaten Bungo. Hal itu dilakukan karena persediaan di tingkat provinsi juga sedang kosong.

"Karena stok di provinsi tidak ada, kami langsung mengajukan ke Ditjen Dukcapil. Alhamdulillah, kita mendapatkan hibah 6.000 keping blanko KTP dari pusat," jelasnya.

Lebih lanjut, Sardi menyebutkan jumlah penduduk wajib KTP di Kabupaten Tebo saat ini mencapai sekitar 380 ribu jiwa. Dari jumlah tersebut, masih terdapat sekitar 6.000 orang yang belum melakukan perekaman KTP-el.

Mayoritas warga yang belum melakukan perekaman merupakan pemilih pemula atau penduduk yang mendekati usia 17 tahun.

Untuk mempercepat perekaman, Disdukcapil Tebo sebelumnya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah sekolah. Namun, pelaksanaan pelayanan jemput bola tersebut belum berjalan maksimal karena berbenturan dengan sejumlah kegiatan pendidikan.

"Rata-rata sekolah sedang melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Siswa kelas II sedang libur, sedangkan kelas III belum bisa diganggu karena sedang mengikuti TKA," ungkapnya.

Selain itu, siswa SMK, khususnya kelas II dan III, sebagian besar sedang menjalani kegiatan magang sehingga tidak berada di sekolah.

Meski demikian, Disdukcapil Tebo akan kembali menjadwalkan pelayanan perekaman KTP-el ke sekolah-sekolah dalam waktu dekat.

Di samping itu, pihaknya juga tengah memenuhi permintaan pelayanan administrasi kependudukan dari sejumlah desa, salah satunya di Kecamatan Rimbo Ilir.

"Kita akan agendakan kembali dalam waktu dekat untuk turun ke sekolah-sekolah. Saat ini juga ada kegiatan pelayanan di Kecamatan Rimbo Ilir atas permintaan desa," pungkas Sardi. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA