Diduga Asal-Asalan, Proyek Drainase Sebabkan Listrik dan Jaringan Gas Warga Putus

Kamis, 24 Mei 2018 - 11:31:07 WIB - Dibaca: 2222 kali

Kondisi pengerjaan proyek drainase
Kondisi pengerjaan proyek drainase (Eko Siswono)

Jambi - Akibat proyek rehab drainase diduga asal-asalan, empat tiang listrik roboh dan patah yang berakibat matinya arus listrik dan putusnya saluran Gas di jalan Aditiyawarman - Sukorejo, Jambi.

Baim, salah satu warga Sukorejo mengatakan, pembangunan drainase itu tidak memprihatikan keberadaan tiang listrik, sehingga mengakibatkan tiang-tiang tersebut roboh dan patah.

"Tidak mengukur jarak antara drainase dan tiang listrik. Akibatnya tanah yang ada tidak kuat menahan tiang listrik di tambah hujan deras yang mengerus tanah," kata Baim, Kamis (24/3/2018).

Sementara itu, menurut warga lainnya yang engan disebutkan namanya juga mengatakan, selain tiang listrik yang roboh dan mengakibatkan arus listrik tidak berfungsi, saluran gas ke rumah warga juga terganggu.

"Pipa gas ke rumah warga ini putus karena adanya pengerukan jalur drainase ini yang menggunakan alat berat dan sampai sekarang belum ada kejelasan terkait sambungan pipa gas kami yang putus itu," kata warga tersebut.

Dikatakan, pipa gas tersebut putus sudah sekitar dua bulan sehingga selama dua bulan tersebut warga menggunakan gas LPG biasa. "Belum juga ada kompensasi dari pekerja proyek ini. Jadi terpaksa kami menggunakan gas LPG untuk memenuhi kebutuhan dapur," sebutnya.

Dipaparkannya, saluran pipa gas tersebut putus di enam titik pipa utama, bahkan hingga sekarang, belum ada tanda-tanda perbaikan oleh pihak pengelola proyek.

Pantauan Jambi One petugas PLN masih bekerja memasang tiang listrik yang roboh dan patah pada Selasa (23/5/2018), sekira pukul 11.00 WIB. Diketahui proyek tersebut dikerjakan di bawah pengawasan Dinas PUPR Kota Jambi.(***)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA