Perkuat Layanan Haji 2026, Kemenhaj Jambi Gandeng Mahasiswa untuk Dampingi Jemaah Lansia

Jumat, 01 Mei 2026 - 13:44:51 WIB - Dibaca: 28 kali

Pelayanan terhadap jemaah haji Lansia pada penyelenggaraan ibadah haji
Pelayanan terhadap jemaah haji Lansia pada penyelenggaraan ibadah haji (dok. Tatik Wijaya)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jambi terus mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 dengan memperkuat layanan bagi jemaah lanjut usia (lansia). Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggandeng Universitas Baiturrahim untuk memperkuat Satuan Tugas (Satgas) Lansia.

Kepala Kanwil Kemenhaj Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari implementasi tema haji tahun ini, yakni ramah lansia, disabilitas, dan perempuan.

“Untuk memperkuat Satgas Lansia yang telah dibentuk, selain bekerja sama dengan dinas kesehatan, kami juga melibatkan mahasiswa semester akhir keperawatan dari Universitas Baiturrahim,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, termasuk rumah ramah lansia berkapasitas 80 orang di Asrama Haji Jambi, lengkap dengan tenaga pendamping.

Berdasarkan data, jumlah jemaah lansia asal Jambi mencapai 823 orang dari total 3.276 jemaah yang akan diberangkatkan dalam tujuh kloter, ditambah 193 jemaah lainnya.

Namun demikian, Wahyudi menegaskan bahwa kategori lansia tidak hanya dilihat dari usia, tetapi juga kondisi fisik masing-masing jemaah.

“Tidak semua yang berusia di atas 65 tahun masuk kategori lansia prioritas. Ada yang secara fisik masih sangat prima, sehingga akan digabung dengan jemaah reguler,” jelasnya.

Ia juga menyoroti potensi kerentanan pada kloter tertentu, seperti kloter BTH 19 yang berisi jemaah dari Kabupaten Kerinci dan Merangin. Jarak tempuh yang cukup jauh menuju Asrama Haji di Kota Jambi dinilai dapat memicu kelelahan pada jemaah lansia.

“Pengalaman sebelumnya, ada jemaah lansia yang berangkat dalam kondisi sehat, namun setibanya di asrama mengalami kelelahan hingga kebingungan,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, berbagai fasilitas tambahan disiapkan, seperti layanan kesehatan dari Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Jambi yang membuka klinik di Asrama Haji.

Selain itu, mobilitas jemaah lansia juga akan didukung kendaraan khusus berupa mobil golf yang dipinjamkan oleh UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Wahyudi optimistis, dengan penguatan Satgas Lansia dan dukungan lintas sektor, pelayanan terhadap jemaah haji lansia dan disabilitas dapat berjalan optimal.

“Dengan kolaborasi ini, kami berharap seluruh jemaah, khususnya lansia, dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. (Rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA