Kasus Penembakan Bos Minyak

Penembakan Zulfahmi Diduga Berkaitan dengan Bisnis Minyak Ilegal

Rabu, 21 November 2018 - 23:47:07 WIB - Dibaca: 2608 kali

Foto ilustrasi tempat pemasakan minyak
Foto ilustrasi tempat pemasakan minyak ()

 

             Kasus penembakan Bos minyak Zulfahmi itu diduga kuat berkaitan dengan bisnis minyak ilegal yang dijalankannya. Di wilayah Desa Nyogan, Kecamatan Mestong Muarojambi, Zulfahmi terkenal sebagai orang yang mengendalikan sejumlah tempat memasak (penyulingan minyak) ilegal yang dipasok dari lokasi penambangan sumur minyak ilegal di kawasan Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Batanghari.

            Kedatangan oknum polisi berinisial Brigadir A menemui Zuilfahmi adalah untuk menagih hutang. Diduga kuat, masalah hutang piutang itu terkait dengan bagi hasil pengolahan minyak ilegal di wilayah tersebut.

            Masih menurut informasi di lapangan menyebutkan, kronologis kejadian berawal sekitar pukul 13.00  wib, oknum Brigadir A datang bersama seorang rekannya ke warung Julfahmi menggunakan motor Honda Secupy Nopol BH 4415 IE. Saat itu, pelaku bertemu langsung dengan Korban. Tidak lama kemudian, korban terlibat cek cok mulut dengan Pelaku.

Saat keributan itulah, pelaku langsung  membuka tas yang berada di pinggangnya langsung mengeluarkan Senpi laras pendek. Entah bagaimana kejadian pastinya, kemudian terdengar suara tembakan dan korban langsung terkapar dengan kondisi perut sebelah kiri bersimbah darah. Proyektil peluru yang ditembakan pelaku juga mengenai temannya.

Selanjutnya, saksi yang berada di lokasi dan pelaku langsung membawa korban ke dalam mobil dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawa korbvan tidak tertolong.

            Kabid Humas Polda Jambi AKBP Kuswahyudi Tresnandi saat ditanya apakah korban merupakan pemain minyak, mengaku tidak mengetahui hal itu. " Tidak tau soal pemain minyaknya," ujarnya. (isw/wil)





BERITA BERIKUTNYA