Jambione.com, Masyarakat Kabupaten Muarojambi, terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD). Sepanjang Januari 2019, Dinas Kesehatan Muarojambi telah mencatat sebanyak 25 kasus penderita DBD, Kecamatan Sungai Gelam menjadi wilayah penyumbang terbanyak.
Hal ini dikatakatakan Yes Isman, Sekertaris Dinkes Muarojambi. Ada tiga Kecamatan di Kabupaten Muarojambi yang terdapat kasus penyakit DBD. Yakni, Kecamatan Sungai Gelam, Kumpe Ulu dan Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko).
"Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Sungai Gelam menjadi angka tertinggi kasus DBD, yaitu 8 kasus, diikuti Kecamatan Kumpe Ulu 6 kasus dan Kecamatan Jaluko 5 kasus,” katanya. Senin (28/1) kemarin
Lanjut Yes Isman, upaya untuk menekan angka tersebut, Dinkes Muarojambi berupaya melakukan fogging secara fokus di daerah-daerah yang terdapat kasus DBD. "Dan pemberian serbuk abate di desa yang terjadi kasus," sebutnya.
Selain Fogging, Dinkes juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu rutin untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Dengan 3M, Menguras, Menutup dan Mengubur.
"Sering-sering menguras tempat penampungan air, menutup segala penampungan air dan dapat mengubur barang - barang bekas yang bisa menampung air, seperti kaleng-kaleng bekas dan wadah-wadah plastik. Agar mengurangi populasi nyamuk,” ungkpanya. (wil)
Truk Batu Barat Hantam Pagar PAUD, Sopir 2,5 Jam Terjepit dalam Mobil
Rizal Djalil Sorot Kinerja Dewan dan Kontribusi PGE untuk Jambi
Bupati Kerinci Dampingi Dirjen Perkebunan, Serahkan Bibit Kopi Arabika dan Bibit Holtikultural
Calon Istri Eko: Padahal Tinggal Menentukan Tanggal Pernikahan
Lomba Hatinya PKK Tingkat Nasional, Ketua TP PKK Kerinci Optimis Masuk 6 Besar