JAMBIONE.COM, JAMBI - Saat ini, perebutan perahu partai terus berlangsung. Sejumlah kandidat dari berbagai latar belakang ikut meramaikan bursa perebutan BH 1 mendatang.
Namun untuk ketua partai yang maju, tentunya garis partai dari akar rumput hingga pengurus wajib mengikuti instruksi partai.
PAN misalnya, dengan majunya sang Ketua DPW PAN Provinsi Jambi H. Bakri, partai pemilik tujuh kursi di parlemen tersebut menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada kader yang membelot mendukung calon Gubernur yang lain.
Seperti diketahui, PAN sudah menyatakan sikap memajukan ketua DPW PAN Provinsi Jambi, H Bakri sebagai calon Gubernur Jambi yang akan bertarung pada 2020 mendatang.
Yos Adrino, Ketua Tim Pilkada DPW PAN Provinsi Jambi mengatakan, bahwa PAN sudah pasti akan mengusung H Bakri dalam kontestasi lima tahunan itu.
Menanggapi salah satu kadernya, H Ramhan yang kini berada di barisan pemenangan Sy Fasha, dia mengatakan itu merupakan pilihan pribadi.
"Itu individu, H Rahman tidak mengatasnamakan partai. Kita tidak bisa melarang jika dia disana (bersama tim Fasha)," katanya.
Akan tetapi, sambung dia, ketika nantinya H Bakri resmi terdaftar sebagai calon Gubernur, seluruh kader harus bersatu memenangkan.
"Ketika H Bakri maju nanti kita harapkan tentu semua kader memenangkan. Ketika tidak pasti akan ada sanksi tegas," tegasnya.
Sebelumnya, H Ramhan saat mewakili tim Fasha mengambil formulir di PPP, Kamis (17/10) kemarin mengatakan, dia berkomitmen berada dalam barisan pemenangan Fasha.
"Kemana pun PAN nanti, saya akan tetap mendukung Fasha sebagai Gubernur Jambi," katanya.
H A Rahman diketahui memang sudah menjadi tim pemenangan Fasha sejak dia mencalonkan diri sebagai Walikota Jambi.(fey)