Al Haris Dilobi 8 Orang, Tolak Jadi Wakil; Fachrori & Fasha Daftar ke Gerindra

Sabtu, 26 Oktober 2019 - 05:28:38 WIB - Dibaca: 2154 kali

()

JAMBI - Selain melobi partai politik (parpol) agar mendapat dukungan, para bakal calon gubernur (Bacagub) juga terus saling berkomunikasi. Bahkan, mereka juga saling melobi, mengajak berpasangan di kontestasi paling bergengsi lima tahunan nanti.
            Bupati Merangin Al Haris misalnya. Dia mengaku sudah ada 8 orang yang menemui dan mengajaknya bersama di pertarungan perebutan BH 1 tahun depan. Namun, Al Haris dengan tegas menyatakan diri maju sebagai calon gubernur (cagub). Karena itu, Bupati Merangin dua periode ini menutup peluang calon yang akan menggandengnya sebagai cawagub.
            Penegasan ini disampaikan tim Alharis Center, Hasan Mabruri, usai mengambil formulir di DPW NasDem Provinsi Jambi, Rabu (23/10) malam. Menurut dia, 8 orang yang menemui Al Haris itu ada yang meminta sebagai wakil dan juga ada yang menawarkan diri sebagai wakil. ‘’6 orang menawarkan diri sebagai wakil untuk berpasangan dengan Wo Haris. Itu ada dari kalangan politik dan juga birokrat," katanya.
            Mantan Direktur Media Center HBA-Edi ini menyebutkan, 2 orang lagi menawarkan Wo Haris sebagai Wakil Gubernur. Untuk itu pihaknya tegaskan tidak akan menjadi wakil. Karena Haris mendaftar sebagai orang nomor 1. "Makanya kita tutup keran tawaran sebagai wakil," tegasnya.
            Ketika ditanya siapa saja 8 orang yang menemui Al Haris tersebut, pria yang biasa dispa Bohok itu tidak mau mengungkapkan secara rinci. ‘’Nantinya pasti akan diketahui dengan sendirinya. Kita tunggu mekanisme selanjutnya ya," ujarnya.

Sementara itu, dua kandidat Bacagub Jambi, Fachrori Umar dan Sy Fasha, langsung tancap gas mengambil formulir di hari pertama penjaringan di kantor DPD Gerindra Provinsi Jambi, Jum'at (25/10) kemarin. Gubernur Jambi, Fachrori Umar menjadi yang pertama mendaftar.

Dia mengutus tim yang dikomandoi oleh Miftahul Ikhlas beserta rombongan.

Mereka tiba di Sekretariat DPD Gerindra Provinsi Jambi sekitar pukul 13.30 WIB. Disambut langsung oleh Ketua Tim Penjaringan, Noviardi Ferzi dan jajaran pengurus Gerindra lainnya.

            Miftahul Ikhlas mengatakan, pihaknya sangat berharap Gerindra bisa bersama pada Pilgub 2020. Pihaknya ingin semua kejadian yang lalu biarkan berlalu dan saat ini bisa menyatu.

"Kami ingin bersama Gerindra seperti kejadian Pak Jokowi dan Pak Prabowo," katanya.

            Miftahul juga memohon maaf atas ketidakhadiran Fachrori dalam pendaftaran ini. Namun sebelum itu, Gubernur sendiri sudah berkomunikasi dengan Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra. "Untuk itu, kami akan ikuti mekanisme dan aturan yang ditetapkan oleh Gerindra," ujarnya.

            Selang beberapa waktu, giliran tim Walikota Jambi Sy Fasha tiba di Gerindra Provinsi Jambi. Tim yang dikomandoi A. Rahman itu disambut oleh Ketua tim penjaringan, Noviardi Ferzi dan pengurus lainnya.

            Seperti tim Fachrori, A. Rahman juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran secara langsung Fasha, karena ada agenda kegiatan di Jakarta. "Mudah-mudahan Gerindra bisa bersama-sama dengan Pak Fasha di Pilgub mendatang. Tidak lengkap rasanya kalau tidak bersama dengan Partai Gerindra nanti," katanya.

            Sementara, Nofiardi mengatakan, partai Gerindra membuka penjaringan selama 15 hari kedepan, dari tanggal 25 Oktober - 15 November mendatang. "Kami juga mengharapkan lima hari sebelum penutupan berkas sudah bisa diantar kembali. Tanggal 17 November berkas yang memenuhi syarat akan kita ajukan ke DPP," jelasnya.

            Untuk diketahui, Gerindra merupakan partai yang berhasil mendudukkan kadernya di unsur pimpinan DPRD Provinsi Jambi dengan jumlah 7 kursi.(fey)





BERITA BERIKUTNYA