JAKARTA – Pengumuman seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 tak jadi dilakukan pada Jumat, 25 Oktober kemarin alias molor. Padahal, sebelumnya KemenPAN-RB merilis pengumuman penerimaan CPNS dilakukan pada 25 Oktober.
Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik (Karo Hukip) KemenPAN-RB Andi Rahadian mengaku belum mengetahui kepastian waktu pengumuman perekrutan CPNS dilakukan. "Waktu pengumuman masih akan dikonfirmasi lagi ya," ujarnya.
Seperti diketahui, rencana pengumuman seleksi CPNS 2019 diungkapkan langsung Menteri PANRB terdahulu Syafruddin. Namun, sejak 20 Oktober, terjadi pergantian kepemimpinan. Syafrudin kemudian diganti dengan Tjahjo Kumolo sebagai Menteri PANRB.
Terpisah, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan mengatakan pengumuman seleksi kemungkinan diundur. "Nampaknya begitu. Belum ada pengumuman dari Pak Menpan RB," kata Ridwan Jumat (25/10) kemarin.
Menurut Ridwan, kemungkinan pengunduran waktu pengumuman ini dikarenakan adanya penggantian kepemimpinan di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). "Nampaknya kawan-kawan Kemenpan RB harus menyampaikan dulu kepada Menpan RB yang baru," ujarnya.
Meski demikian, dia meminta masyarakat tidak khawatir. Diprediksi pembukaan seleksi CPNS tetap di bulan Oktober. Pasalnya, bulan Oktober masih ada seminggu lagi. "Tapi minggu IV (keempat) Oktober kan sampai minggu depan," kata Ridwan.
Dia menghimbau para pelamar CPNS 2019 yang mau melihat pengumuman formasi apa yang dibuka dan kemudian mendaftar, dipersilakan membuka portal SSCASN BKN. Portal lama SSCN BKN tidak digunakan lagi.
'"Proses rekrutmen CPNS 2019 hanya menggunakan satu sistem yaitu SSCASN. Selain itu tidak ada lagi. Portal SSCN tidak berlaku lagi," kata Ridwan. Tahun ini, formasi yang disiapkan pemerintah sebanyak 197.111 khusus CPNS. Sedangkan PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) belum ada kebijakan apa-apa.
Sebelumnya Deputi BKN bidang Sistem Informasi Kepegawaian Suharmen menjelaskan, tahun lalu jumlah pendaftar CPNS yang membuat akun sebanyak 4,6 juta orang. Namun, yang memastikan data hanya 3,6 juta. Itu belum termasuk Papua, Papua Barat, Palu, dan Donggala.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat mendaftar CPNS, diperkirakan tahun ini ada kenaikan jumlah pendaftar 10-20 persen. Diprediksi 5 jutaan pendaftar akan masuk ke sscasn.bkn.go.id. Karena sudah dihitung dengan wilayah Papua, Papua Barat, Palu, dan Donggala.
Pada prinsipnya, menurut Ridwan, sistem SSCASN BKN sudah siap. Meski begitu masih menunggu cross check data dari Kementerian/Lembaga dan daerah sebelum diumumkan ke publik. "Harus difinalkan dulu semua formasinya baru bisa dipublikasikan. Semoga sebelum keputusan MenPAN-RB pengumuman CPNS 2019 dimulai, data K/L dan daerah sudah beres semua," tandasnya. (jpnn)
Apotek K-24 Beringin Adakan Cek Kesehatan Gratis, Juga Berikan Voucher Belanja
Teng,....Tablik Akbar dan Do'a Bersama Merajut Kesatuan dan Persatuan Resmi Dibuka Kapolda
Jika Eselon Dipangkas, 430 Ribu PNS Bakal Kehilangan Jabatan
Kapolda buka Rakernis dan Pelatihan Fungsi Informasi Komunikasi Polda Jambi
Dirreskrimum Polda Jambi Jadi Narasumber Dalam Acara Pertanahan
Tim akreditasi SNARS Nyatakan RS Bhayangkara Polda Jambi Masuk Kategori Bagus