Parah…Pria Sungai Gelam ini Gagahi Anak Tiri di Kebun Sawit, Korban Diikat di Batang Sawit

Rabu, 12 Februari 2020 - 22:53:55 WIB - Dibaca: 2997 kali

foto ilustrasi pemerkosaan
foto ilustrasi pemerkosaan ()

 

Jambione.com, SENGETI – Pencabulan kembali di lingkungan keluarga. Kali ini ayah tiri tega mengagahi anak tirinya sendiri di kebun sawit. Polisi pun berhasil mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku.

Tim Reskrim Polres Muarojambi berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial S (56) yang telah melakukan pencabulan terhadap anaknya. Informasi ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Muarojambi, Iptu Khoirunnas.

S merupakan ayah tiri dari Bunga (nama samaran) yang berusia 15 tahun. Aksi bejat tersebut dilakukan oleh S pada Desember tahun 2019 lalu di kebun sawit yang berada di Kecamatan Sungai Gelam. “Kita lakukan pengamanan kemarin Selasa (11/2) sekitar pukul 18.00 wib. Tersangka berhasil kita amankan di daerah Sumatera Selatan,”sebutnya.

Dalam bulan Desember tersebut tersangka sudah melakukan aksi bejatnya hingga tiga kali. Terakhir kali aksi tersebut dilakukan pada 29 Desember lalu. Lebih lanjut disampaikan bahwa berdasarkan keterangan dari tersangka saat pemeriksaan mengakui atas perbuatan bejatnya tersebut.

Yang terakhir ini pelaku mendatangi korban yang lagi di rumah saudaranya. Pelaku marah-marah dengan alasan bahwa korban sering kabur dari rumah. “Korban sempat dipukul pada bagian kepala dan badannya saat itu,”jelasnya.

Setelah itu, kata Kasat, pelaku kemudian pulang ke rumah bersama dengan korban.  Namun, dalam perjalanan, tersangka menyuruh korban untuk turun dari atas motor, dan kemudian tersangka membawa korban masuk ke dalam kebun sawit.

Di waktu itu lah, pelaku merayu korban untuk melakukan hal tak senonoh. Tapi korban tidak mau dan berontak sempat berusaha lari tapi berhasil ditangkap oleh pelaku. “Saat itulah korban dianiaya oleh pelaku dengan cara membenturkan badan korban ke pohon sawit,” jelasnya.

Tidak sampai disitu, tersangka langsung melucuti pakaian korban yang kemudian mengikat bagian kaki dan tangan korban. “Sementara itu, tersangka langsung melancarkan aksi bejatnya tersebut kepada anak tirinya itu,”sambungnya.

“Setelah itu pelaku mengancam kepada korban agar tidak menceritakan hal tersebut kepada orang lain. Pelaku mengancam akan membunuh korban, jika menceritakan hal itu,” bebernya. (wil)

 

 





BERITA BERIKUTNYA