Jambione.com, Kualatungkal - Kepala Inspektorat Tanjabbar, menyebutkan bahwa pemerintah terus mengingatkan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN), untuk tidak terlibat dalam poltik? praktis.
"Himbauan soal larangan PNS terlibat politik dan poltik praktis itu sudah jelas, dan selalu kami kumandangkan," kata Ecep Jakarsih, saat menanggapi soal dugaan politik praktis Kadis Pendidikan Tanjabbar.
Bahkan lanjut Ecep dari Pileg dan Pilpres sudah banyak yang mengingatkan. Baik dari kementerian dalam negeri, kementerian PAN?, dan juga lembaga-lembaga penyelenggara pemilu. Supaya ASN dalam hal ini PNS jangn sampai terlibat dalam politik praktis.
Caranya? Menjauhi daerah atau area yang sangat rawan akan dugaan, bahwa PNS terlibat di dalam berpolitik.
Himbauan untuk netralitas PNS ini, beberapa surat dari menteri sudah ditindak lanjuti Bupati.
"Sebenarnya Kondisi ini juga menyulitkan Kami sebagai PNS?. Karena kami juga punya hak pilih. Tapi di satu sisi saat kami ingin tau visi misi calon, dengan mendatangi tempat tertentu, kami dianggap terlibat,"ungkapnya.
"Dengan kejadian ini, kami perlu meninjau lagi. Seperti kontek yang bersangkutan hadir pada saat itu seperti apa? ?Ini perlu di lihat lagi. Jika memang ada bukti-bukti seperti itu. Misalnya, kapasitas dia PNS datang ke parpol itu sebagai apa dulu? Ini yang perlu kita ketahui," lanjut Ecep
?"Tapi kalau berpolitik praktis? Dalam kontek dugaan tadi. Misalkan yang bersangkutan masuk dalam tim kampanye. Itu jelas salah. Ada aturannya itu. Dan pasti ada sangsinya,"tegas mantan Kadis BKPSDM ini sembari mengaku belum mendapat laporan terkait hal tersebut.
?Untuk itu, pihaknya akan mengikuti perkembangan masalahnya seperti apa. Dan ini juga menyangkut soal kepala OPD tersebut. Tentunya ada bupati yang menjadi atasan dari OPD ini.
"Kita akan berkoordinasikan dulu ke BKPSDM. Kan di situ (BKPSDM,red) ada tindakan disiplin ,"tegasnya.
Seperti di wartakan, dugaan politik praktis Kadis Pendidikan Tanjabbar, mencuat setelah beredarnya foto Martunis bersama beberapa pejabat parpol yang berfose di depan kantor salah satu parpol di Kota Jambi.
Terkait beredarnya isu terlibat politik praktis ini, Kadis Pendidikan Tanjabbar Martunis, enggan memberikan komentar.
"Saya no coment,"tegasnya saat dikonfirmasi wartawan. (son)