Jambione.com, JAMBI – Konflik internal PAN yang berujung majunya Romi Hariyanto melalui jalur perseorangan di Pilkada Tanjabtim mendapat tanggapan beragam dari berbagai kalangan. Umumnya mengapresiasi langkah yang diambil Romi. Sebaliknya, kejadian di luar kewajaran ini dinilai sebagai preseden buruk bagi PAN.
Informasi yang dihimpun jambione.com, momen ini dimanfaatkan partai lain dengan ancang ancang menyiapkan kandidat untuk 'melawan' Romi- Robbi. Salah satunya Golkar yang selama ini memang menjadi pesaing berat PAN di Tanjabtim. Kemungkinan terburuk Romi-Robby bakal menghadapi kandidat yang disokong gabungan lintas partai dikomandoi Golkar.
Sumber dari internal Golkar mengatakan partai berlambang pohon Beringin itu sudah menyiapkan sedikitnya tiga nama calon kandidat yang akan mereka usung sebagai penantang Romi-Robby. Salah satunya adalah Tokoh Melayu yang dituakan di Tanjabtim. Yaitu Rasid yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kesbangpol Tanjabtim.
Rasid disebut bakal ikut mendaftar di penjaringan Cabup di Pilkada Tanjabtim nanti. Selain itu juga ada nama M Zuber dan Apif Firmansyah, dua kader Golkar yang kini duduk di DPRD Provinsi Jambi.
Masih menurut sumber dari internal Golkar ini, Rasid nanti diupayakan berpasangan dengan orang PAN, yaitu putra salah satu tokoh di Tanjabtim. "Golkar akan berusaha koalisi dengan PAN untuk melawan Romi-Robby. Kita tahu pasangan petahana ini sangat kuat. Makanya kita harus koalisi," katanya.
"Dengan majunya Rasid, Romi-Robby akan mendapat pesaing tangguh di Pilkada Tanjabtim. Sebagai Tokoh Melayu yang dituakan Rasid cukup berpengaruh. Apalagi dipasangkan dengan Kader PAN. Rasanya mereka bisa mengimbangi Romi-Robby," ungkap orang Golkar yang minta namanya tidak ditulis ini.
M Juber ketika dikofirmasi tidak membenarkan maupun menampik soal informasi ini. "Semua sudah diserahkan ke DPD I Golkar Provinsi Jambi. Untuk memberikan keterangan cuma satu pintu melalui Sekretaris Penjaringan, Gordon L Tobing," kata Juber.
Ditanya soal dirinya maju di Pilkada Tanjabtim, anggota DPRD Provinsi Jambi ini mengatakan masih menunggu Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar Provinsi Jambi.
"Tunggu Musda dulu. Yang jelas kita terus bersosialisasi ke masyarakat bawah," ujarnya.
Selain itu, juga ada nama Apif Firmansyah yang disebut-sebut bakal maju di perebutan BH 1 EZ, 23 September mendatang. Mengingat, anggota DPRD Provinsi Jambi ini merupakan orang kepercayaan mantan Gubernur Jambi Zumi Zola.
Saat dihubungi Jambi One, Apif Firmansyah tak menampik adanya niatan tersebut. Hanya saja, saat ini dia mengaku masih fokus menjalankan amanah sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi Jambi. "Saat ini saya belum terpikir untuk maju di Pilbup Tanjabtim. Insya Allah masih fokus menjalankan amanah di DPRD Provinsi Jambi untuk lima tahun kedepan," ujarnya, Kamis (20/2).
Apif juga mengapresiasi langkah yang diambil oleh Romi-Robby yang maju melalui jalur perseorangan di Tanjabtim. "Untuk Calon bupati Tanjabtim dari Golkar masih dalam tahap penjaringan. Insya Allah calon terbaik akan kita usung untuk bertarung di Pilbup Tanjabtim tahun 2020 ini," sebutnya.
Terpisah, Ketua DPW PAN Provinsi Jambi, H Bakri ketika dimintai tanggapan mengatakan belum ada info soal nama Rasid yang akan dipasangkan dengan kader PAN di Tanjabtim. "Belum ada info soal itu," kata Bakri ditemui saat melaksanakan uji kelayakan Cagub di DPD PDIP Provinsi Jambi, Kamis (20/2) kemarin.
Sementara itu, di pihak Romi sudah menyadari kemungkinan terburuk tersebut. Orang dekat Romi mengatakan, memang kemungkinan terburuk yang dihadapi Romi-Robby adalah dikeroyok gabungan lintas partai. ‘’ Romi sudah memperhitungkan kemungkinan itu. Momen ini tentu akan dimanfaatkan partai lain. Dan tentu mereka akan berusaha mengajak PAN bersatu melawan Romi,’’ katanya.
‘’ Kalau PAN bergabung memang bakal merepotkan. Tapi Romi sudah siap. Keputusan sudah dibuat, tidak mungkin mundur lagi,’’ pungkasnya.(fey/kum)