Romi-Robby Klaim Sudah Kumpulkan Dukungan 50% dari Jumlah DPT

Pilkada Tanjabtim Game Over

Sabtu, 22 Februari 2020 - 07:48:10 WIB - Dibaca: 2562 kali

(Khusnizar/Jambione.com)

Jambione.com, JAMBI - Pilkada Tanjabtim Game Over. Permainan sudah selesai. Begitulah komentar sebagian besar orang yang melihat dan mengantar pasangan Romi Hariyanto-Robby Nahliyansyah mendaftar sebagai calon bupati-Calon Wakil Bupati (Cabup-cawabup) Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) melalui jalur peseorangan  ke KPU setempat, Jumat (21/2) kemarin.

Romi-Robby berangkat dari Media Center R2 (julukan Romi-Robby) di kawasan Keramas, Kelurahan Parit Culum I, Kecamatan Muarasabak Barat, diantar ribuan warga dan simpatisannya dalam guruyan hujan. Rombongan  tiba Kantor KPUD Tanjabtim di Komplek Perkantoran Bukit Menderang, Kelurahan Rano, Kecamatan Muarasabak Barat, sekitar pukul 09.30 WIB.

Selain warga dan simpatisan, Romi-Robby juga didampingi para ketua PAC dan DPC PAN se Tanjabtim, serta anggota DPRD Kabupaten Tanjabtim dari fraksi PAN. Mereka membawa 6 box kontainer yang berisikan berkas persyaratan untuk maju di perebutan BH 1 TZ tahun ini.

Usai mendaftar, Romi-Robby langsung menggelar konferensi pers bersama puluhan awak media yang dari awal telah menunggu sang petahana tersebut. Pada kesempatan itu, Ketua DPD PAN Tanjabtim ini mengungkapkan alasan dirinya maju melalui jalur perseorangan karena sudah dari jauh hari telah berkerja mengumpulkan KTP.

Bupati Tanjabtim ini juga menjelaskan bahwa proses awal mengumpulkan surat dukungan hampir menghabiskan waktu satu setengah bulan. Romi mengklaim sudah mengumpulkan 50% lebih dukungan suara dari jumlah Daftar Pemilih tetap (DPT) Tanjabtim. "Alhamdulillah, kami berhasil mendapatkan 82.000 dukungan KTP untuk mendaftar jalur perseorangan ini," kata Romi yang didampingi Robby.

Menurut Romi, ini bukan merupakan kerja yang ringan. Karena telah berhasil mengumpulkan 82.000 dukungan suara (50%) dari jumlah DPT 168.575  di Kabupaten Tanjab Timur ini.

"Intinya kami tidak akan menyia-yiakan perjuangan teman-teman. Oleh karena itu kami akan terus menghargai perjuangan teman-teman dan menyatakan akan tetap mendaftar jalur perseorangan," ungkapnya. "Alhamdulillah hari ini terlaksana, dengan menyerahkan 30.203 syarat dukungan KTP ke KPU Tanjab Timur," sebutnya.

Romi juga mengomentari isu bahwa ada mahar yang diminta kepada dirinya untuk mendapatkan surat dukungan PAN. "Saya sampai saat ini tidak pernah ada mahar dalam surat rekomendasi kepada kami. DPW PAN membuka pintu kepada kami. DPW PAN tak membuka penjaringan karena insya Allah akan mengeluarkan rekomendasi untuk kami," katanya.

Yang jelas, lanjut Romi, tak ada niat dia bersama Robby untuk mengkhianati PAN dengan pilihannya tersebut. "Tapi yang jelas tak ada niat untuk mengkhianati PAN. Saya berharap PAN tetap bersama kami dalam pemilu mendatang," ujarnya.
Langkah Romi maju melalui jalur perseorangan ini memang menjadi pembahasan dalam tiga hari belakangan. Keputusan Romi ini dinilai di luar kewajaran. Karena, selain calon petahana, Romi juga menjabat sebagai Ketua DPD PAN Tanjabtim. PAN sendiri memiliki 17 kursi di DPRD Tanjabtim. Melelebi syarat (tidak perlu koalisi) untuk mengusung calon sendiri di Pilkada Tanjabtim.

Makanya, muncul isu Romi maju melalui jalur Independen karena terlibat konflik internal dengan pengurus DPW PAN Provinsi Jambi. Keputusan ‘nekat’ Romi ini juga membuat DPW PAN kelabakan. Kamis malam DPW PAN langsung memanggil Romi membahas masalah ini. Namun, sang bupati sudah mantap ‘meninggalkan’ PAN dengan maju melalui jalur perseorangan.

Belakngan muncul isu, PAN akan mengusung calon sendiri pasca ditinggalkan Romi. Menanggapi itu, Romi mengaku tidak mempersoalkannya. "Semua pasti ada positif dan negatif. Kami sudah memikirkan hal terburuk," katanya.

Namun dia tetap berharap PAN bisa bersama dirinya dan Robby di Pilbup Tanjabtim. "Kami berharap PAN tetap bersama kami. DPW akan memutuskan dalam waktu dekat dalam rapat harian," sambungnya.

Menurut dia, semua lawannya nanti harus dipertimbangkan dan diperhitungkan. "Saya bilang ke tim jangan takabur dan saya yakin tim saya ini semuanya petarung," tegasnya.

Dari klaim Romi dan perhitungan atau kalkulasi politik saat ini, banyak yang menilai Pilkada Tanjabtim sudah selesai alias Game Over . Artinya, meski maju melalaui jalur perseorangan  tidak bakal ada lawan sepadan yang bisa menyangi kekuatan pasangan Romi-Robby di Tanjabtim.

Menurut sumber dari internal PAN Tanjab Timur, saat ini semua tokoh, partai dan elemen masyarakat di Tanjabtim sudah merapat ke pasangan Romi-Robby semua. Termasuk para tokoh, simpatisan dan relawan yang berseberangan pada Pilkada lima tahun lalu. ‘’ Jadi bisa dibilang (pilkada) sudah selesai. Tidak bakal ada lawan sepadan,’’ kata sumber yang minta namanya tidak ditulis ini. 

Menurut sumber ini, PAN yang memiliki 17 kursi di DPRD Tanjabtim bisa saja mengusung calon untuk melawan Romi-Robby. Atau koalisi lintas partai. Masalahnya siapa kandidat calon yang akan diusung. Untuk saat ini rasanya belum ada kandidat calon yang sepadan dengan Romi.

‘’ Tanjabtim ini kan basis PAN. Romi sendiri Ketua DPD PAN. Bisa saja PAN mencalonkan kandidat lain. Atau koalisi lintas partai. Golkar  misalnya. Tapi siapa kandidat yang akan dicalonkankan? Itu masalahnya. Jadi bisa dibilang Pilkada Tanjabtim sudah selesai. Kecuali ada kejadian luar biasa hingga hari H nanti,’’ pungkas tokoh senior di PAN ini. (fey)





BERITA BERIKUTNYA