Dampak Corona Kualatungkal Krisis Masker

Kamis, 05 Maret 2020 - 07:22:13 WIB - Dibaca: 1845 kali

(ist/Jambione.com)

Jambione.com, KUALATUNGKAL - Pasca keluarnya pemberitaan penyebaran Virus Corona, persediaan masker di apotik yang ada di Kota Kualatungkal mengalami kekosongan.

Cece, pemilik Apotek Manjur  di Jalan Asia menyampaikan, sudah lama kehabisan stok masker. Hampir tiap hari banyak yang beli. Dia mengaku sudah lama tak mengorder masker karena harga jualnya saat ini mahal. “Harganya jauh dari harga normal,"sebutnya.

Tidak hanya di Manjur, dari penelurusan awak media, di tiga apotik yang ada di kota Kuala Tungkal, saat dikunjungi media tak satu pun apotek ditemukan menjual masker. " Kita sudah tidak menyediakan lagi masker sejak Januari 2020. Karena harga di Jakarta mahal, kita bingung mau jualnya berapa,"kata Cece, Rabu (4/3)

Dia menegaskan hal itu diakibatkan karena permintaan begitu banyak di Jakarta. Permintaan tersebut banyak karena kasus corona yang merebak." Sejak ada corona ini makin sulit harganya pun satu kotak masker sudah mencapai Rp 400 ribu," ujarnya.

Senada dikatakan Beni pemilik apotik Sehat. Sejak adanya wabah Virus Corona penjualan dan harga masker melonjak tajam dari biasanya." Untuk saat ini persedian masker tidak ada lagi kita jual, memang sulit mencarinya. Walaupun ada harganya sangat mahal,"jelasnya.

Ia pun mengaku bingung, apabila harus menjual masker dengan harga tinggi. Karena biasanya hanya menjual seribu rupiah perbuah. " Harganya tinggi, kita mau jual berapa lagi, yang ada sekarang masker debu, masker dari kain satu buahnya Rp 8 ribu,"tandasnya.‎(son)





BERITA BERIKUTNYA