Bahas Upaya Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Ketua DPRD Panggil Kadinkes dan Dirut RSUD Sarolangun

Senin, 16 Maret 2020 - 18:50:10 WIB - Dibaca: 2243 kali

(Paradil Iwel/Jambione.com)

Jambione.com,SAROLANGUN- Permasalahan virus Corona atau Covid- 19 saat ini menjadi kepanikan bagi masyarakat Sarolangun, Pasalnya, setelah pemerintah provinsi jambi dan kabupaten Sarolangun mengeluarkan surat edaran untuk meliburkan anak sekolah selama satu minggu. Aktivitas dan kegiatan dengan melibatkan orang banyak juga ikut di hentikan. Kondisi ini tentunya menjadi tanda tanya dan kepanikan di kalangan masyarakat Sarolangun, apakah sudah menyebar di kabupaten Sarolangun atau tidak?

Menyikapi permasalahan tersebut, ketua DPRD Sarolangun, Tantowi Jauhari didampingi wakil ketua Syahrial Gunawan beserta anggota DPRD lainnya melakukan pertemuan dengan pihak dinas kesehatan dan RSUD Chatib Qazwain kabupaten Sarolangun, di ruang ketua DPRD Sarolangun, Senin (16/3) kemarin.

Pemanggilan pihak Dinkes dan RSUD Sarolangun tersebut dalam menyikapi upaya pencegahan dan melakukan kesiapan pihak rumah sakit apabila adanya masyarakat Sarolangun yang terkena virus tersebut.

"Ya benar, tadi kita sudah panggil kepala dinas kesehatan dan Dirut RSUD Sarolangun, kita sangat serius menyikapi permasalahan ini, jangan sampai kita lengah, kita kan tidak tau kedepannya, apakah ada masyarakat Sarolangun yang terkena atau tidak, yang terpenting kita harus siap, untuk saat ini belum ada masyarakat Sarolangun yang terkena," ujar Ketua DPRD Sarolangun saat di jumpai sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (16/3) kemarin.

Selain membahas upaya pencegahan. Pihak DPRD Sarolangun juga meminta agar kesiapan alat medis serta fasilitas dalam menangani pasien yang terkena virus Corona di siap siagakan.

"Harapan kita jangan sampai ada masyarakat Sarolangun yang terkena, tapi kita tidak boleh lengah. Tadi sudah kita sampaikan untuk membuat ruangan isolasi khusus penanganan pasien yang terkena," katanya lagi.

Selain itu, pihak rumah sakit juga diminta untuk menyediakan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer di setiap ruangan pasien.

"Sering cuci tangan itu salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus corona, tadi sudah kita sampaikan ke Dirut rumah sakit untuk menempatkan cairan pembersih tangan itu di rumah sakit, karena setelah melakukan perawatan kepada pasien, perawat dan dokter bisa langsung mencuci tangan.  

Ia juga menghimbau agar masyarakat Sarolangun tidak panik dengan pemberitaan tentang virus corona tersebut, dan meminta masyarakat untuk meningkatkan imune tubuh dengan melakukan pola hidup sehat.

"Jangan panik, mulai dari sekarang budayakan pola hidup sehat, olahraga yang teratur, dan banyak makan dan minum yang mengandung vitamin C, Insya Allah, kita akan terhindar dari penyakit tersebut," pungkasnya. (wel)





BERITA BERIKUTNYA