Fasha : Kita Harus Siap Melawan Virus Ini

Wali Kota Jambi Buka Pelatihan Penangananan Covid 19

Selasa, 24 Maret 2020 - 00:46:36 WIB - Dibaca: 1741 kali

(Ali Ahmadi/Jambione.com)

Jambione.com, JAMBI - Pemerintah Kota Jambi terus bergerak cepat mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Jambi. Setelah sebelumnya membentuk Gugus Tugas (Task Force) Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan Terhadap Pencegahan dan Pengendalian Penularan COVID-19 (Corona Virus Disease) melalui Keputusan Wali Kota Jambi nomor 147 tahun 2020, yang kemudian dilanjutkan dengan membentuk Command Center (Pusat Kendali) Covid-19, serta menerbitkan berbagai instruksi terkait upaya kolektif memutus rantai penyebaran virus corona, kini giliran Pemkot Jambi menyiapkan sumber daya manusia baik dari tim kesehatan maupun dari stakeholder lainnya agar mampu bertindak dilapangan dalam upaya melawan corona di Kota Jambi.

Hal itu tampak saat Walikota Jambi Syarif Fasha membuka Pelatihan Penanganan Kasus Covid-19.

Kegiatan yang diikuti oleh 300 orang peserta, yang terdiri dari tenaga kesehatan dari Rumah Sakit pemerintah dan swasta, Puskesmas dan Klinik Kesehatan se-Kota Jambi, Satpol PP, Dinas Damkar dan Penyelamatan, Dinas Perhubungan, serta beberapa OPD dan stakeholder lainnya itu, berlangsung di Aula Griya Mayang, Senin (23/3).

Prosesi pembukaan berlangsung singkat, mengingat berlaku Protokol Kesehatan. Oleh karenanya setelah Wali Kota memberikan arahan dan penekanannya kepada peserta, selanjutnya peserta mengikuti pelatihan jarak jauh dengan menggunakan IT. Panitia akan mengirimkan modul pelatihan berupa video dan foto melalui aplikasi e-learning ataupun video call what'sapp.

Para peserta diberikan pelatihan mengenai penindakan terhadap masyarakat yang diduga dalam kondisi tak sehat dan terindikasi ciri-ciri khas corona.

"Pelatihan ini untuk menyatukan persepsi, yakni bagaimana tindakan apabila ada masyarakat yang diduga dalam kondisi tidak sehat, yang terkait dengan ciri ciri khas corona. Karena siap tak siap kita harus siap menghadapi dan melawan virus ini," ujar Wali Kota Syarif Fasha.

Dan yang tak kalah penting, kata Wali Kota Jambi dua periode itu, masyarakat tak boleh menganggap enteng dan harus memperhatikan empat hal. Yakni, mengenali bagaimana virus ini, penyebarannya seperti apa, lalu mengenali diri sendiri dan melakukan pencegahan penyebaran virus corona.

"Jika dulu penyebaran melalui udara, maka sekarang dengan benda mati. Dan ini masih dianggap enteng dan cuek oleh masyarakat. Masih banyak melakukan kegiatan di luar. Kita harus mengenali diri sendiri, apakah dalam keadaan sakit atau tidak. Kemudian, pencegahan, seperti regulasi yang dibuat pemerintah harus dipatuhi bersama," jelasnya.

Dirinya berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Jambi untuk tak berkegiatan di luar rumah, sebisa mungkin menjaga kebersihan diri dan lingkungan. "Biarkan kami bekerja sesuai dengan profesi kami, kami mohon kepada masyarakat untuk tidak berkeliaran di jalan dan berdiam diri dirumah melakukan pola hidup bersih dan sehat. Patuhi imbauan yang ada. Apapun regulasi yang dilakukan oleh pemerintah jika tidak diindahkan, maka tidak akan berjalan," tandasnya

"Kami mengingatkan warga Kota Jambi agar melakukan upaya social distancing (pembatasan aktifitas diluar ruang-red) untuk membatasi diri berkegiatan diluar ruang dan menghindari keramaian, guna mempersempit potensi penularan," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, sejak merebak kasus virus Corona baik secara global maupun nasional membuat berbagai daerah mengambil langkah-langkah pencegahan, termasuk yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi.

Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha, bergerak cepat. Sehari setelah Presiden mengeluarkan instruksi agar pemerintah daerah mengambil langkah-langkah cepat dalam mencegah penyebaran bencana non alam virus Corona. Senin (16/3), Wali Kota Fasha langsung menggelar Rapat Koordinasi bersama Forkompimda dan pemangku kepentingan lainnya termasuk instansi vertikal terkait.

Dalam Rapat Koordinasi Pencegahan COVID-19 yang berlangsung di Griya Mayang Rumah Wali Kota Jambi itu, Wali Kota Syarif Fasha mengeluarkan 3 langkah prioritas.

Pertama, Wali Kota Jambi membentuk Gugus Tugas (Task Force) Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan Terhadap Pencegahan dan Pengendalian Penularan COVID-19 (Corona Virus Disease) Kota Jambi, melalui Keputusan Wali Kota Jambi nomor 147 tahun 2020. Gugus Tugas ini bekerja secara efektif dengan mensinergikan berbagai kekuatan di daerah dengan melibatkan ASN, TNI dan POLRI, serta juga melibatkan dukungan dari swasta, lembaga sosial dan perguruan tinggi.

Pemerintah Kota Jambi melalui Gugus Tugas ini berkomunikasi efektif dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah tetangga serta para ahli kesehatan dan berbagai pihak, untuk mengantisipasi penanganan penyebaran COVID-19.

Kedua, membentuk Posko Gugus Tugas dan Command Center (Pusat Kendali) COVID-19 yang dipusatkan di Markas Komando (Mako) Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi. Posko Gugus Tugas ini sudah beroperasi mulai kemarin, dan dapat di akses masyarakat umum selama 24 jam. Pusat Kendali juga menyediakan tiga nomor call center yang dapat dihubungi masyarakat setiap saat melalui : 0896 2761 4873, 0859 2880 1153, 0812 7350 3486 (WA).

Ketiga, menerbitkan Instruksi Wali Kota Jambi nomor 188.5.5/1670/DINKES/2020 tentang Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (COVID-19). Instruksi Wali Kota Jambi ini, selain ditujukan kepada Organisasi Perangkat Daerah Kota Jambi dan masyarakat umum, juga ditujukan kepada pihak swasta seperti pengelola Rumah Sakit, Klinik Kesehatan, Swalayan/Minimarket/Toserba/Pusat Perbelanjaan/Hotel dan Restoran, serta tempat-tempat publik lainnya.

Dan paling anyar, kemarin (23/3), Wali Kota Syarif Fasha mengeluarkan Instruksi Wali Kota Jambi terkait penutupan sementara operasional tempat-tempat hiburan di Kota Jambi, selama dua pekan terhitung tanggal 24 Maret 2020 sampai dengan tanggal 6 April 2020.

Wali Kota Jambi Syarif Fasha, juga menghimbau masyarakat, untuk tetap tenang, tidak panik dan tetap produktif, namun tetap meningkatkan kewaspadaan agar penyebaran COVID-19 bisa dihambat dan dihentikan.(ali)





BERITA BERIKUTNYA