Demi Kemanusiaan, Kesampingkan Soal Untung dan Rugi

Rabu, 01 April 2020 - 07:54:13 WIB - Dibaca: 1650 kali

(ist/Jambione.com)

Jambione.com, JAMBI - Pilkada serentak 2020 telah disepakati akan ditunda. Saat ini tinggal menunggu Perppu dikeluarkan oleh Presiden sebagai payung hukum terhadap penundaan tersebut. Para kandidat bakal calon gubernur (balongub) Jambi sepakat menerima dan mengikuti semua aturan pelaksanaan hajatan paling bergengsi di Provinsi Jambi itu.

Apalagi, penundaan ini terkait mewabahnya virus Covid-19. Mereka kompak menyebutkan keselamatan masyarakat di atas segalanya. Termasuk politik.

Tim Keluarga Fachrori Umar, Miftahul Ikhlas mengatakan pihaknya menerima apapun yang akan diputuskan pemerintah. Baik pelaksanaan Pilkada ditunda ataupun jika wabah corona masih berlangsung dan Pilkada harus dibatalkan sekalipun.

"Kita ikuti saja apa yang diputuskan pemerintah pusat. Kami sebagai tim keluarga menerima. Mau diundur setahun ataupun dibatalkan dan dilaksanakan pada 2024, kita enjoy saja," katanya, Selasa (31/3) kemarin.

Menurut Paul-begitu dia biasa disapa-, dengan waktu yang singkat dan menghabiskan anggaran yang besar hingga Pilkada Serentak 2024, maka pihaknya berharap kursi gubernur di isi oleh Plt saja. "Di Plt kan saja, anggaran yang ratusan miliar bisa dialihkan ke masyarakat," sebutnya.

Mengenai tim sukses yang sudah terbentuk,m Paul  mengatakan tidak ada masalah. Pihaknya juga sudah memberi pengertian ini merupakan bencana nasional. Bahkan global. "Mereka juga turun dan membantu masyarakat mengantisipasi penyebaran Covid-19 ini," ungkapnya.

Disinggung soal penundaan akan berakibat pada 'power' petahana, Paul mengaku memang merugikan petahana. Namun dia mengeaskan, saat ini pihaknya tidak menghitung untung rugi. "Kalau rugi memang ada, tapi kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di atas segala-galanya," tegasnya.

Ia juga menghimbau masyarakat agar mengikuti semua imbauan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Terpisah, Ketua Tim Pemenangan Sy Fasha A. Rahman juga mengatakan pihaknya sangat mengerti dengan keputusan dan kesepakatan menunda pelaksanaan Pilkada. Menurutnya, keputusan itu sangat bijaksana. Pihaknya sangat mendukung keputusan tersebut.

"Pilkada bisa ditunda dan dilaksanakan setelah ini. Tapi kalau virus ini tidak bisa ditunda pencegahannya. Semuanya harus gerak cepat diatasi," katanya, Selasa (31/3).
Rahman berharap wabah ini bisa cepat segera teratasi dan semuanya bisa terus dilindungi oleh Allah. Pastinya kejadian ini ada hikmah yang bisa diambil oleh semuanya. "Dengan penundaan ini kami merasa tidak akan berpengaruh dengan tim yang sudah ada dan masyarakat yang sudah mendukung Bapak Fasha," tandasnya.

Direktur Center Cek Endra, Adri SH juga mengatakan apapun yang diputuskan pemerintah pusat, pihaknya siap mengikuti. "Pada prinsipnya kita tidak ada masalah dengan penundaan Pilkada. Kita menunggu keputusan pemerintah," katanya.

"Kita harus patuhi. Aaat ini kan ada virus corona. Masalah kemanusiaan. Kita menunggu kapan terbitnya Perppu," sambungnya.

Terkait bakal berubahnya peta politik imbas dari penundaan ini, Adri juga tidak mempersoalkannya. "Kita pada prinsipnya sudah siap. Mau kapan saja kita siap," tegasnya.

Yang penting, lanjut Adri, sampai saat ini pihaknya masih konsentrasi bagaimana bisa menolong masyarakat. "Sekarang tim bahu membahu bersama masyarakat dalam mengatasi Covid-19," tandasnya.

Sama dengan yang lain, Tim Center Haris, Hasan Mabruri mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah yang diambil pemerintah menunda pelaksanaan Pilkada serentak 2020.
"Wo Haris mengapresiasi langkah yang dianggap sudah tepat ini. Karena urusan keselamatan masyarakat lebih penting dari proses Pilkada," katanya.

Mengenai untung rugi dari penundaan, mengingat proses sosialisasi yang sudah berjalan dan tim yang terbentuk, ia mengatakan tidak masalah. "Kita tidak menghitung untung rugi. Kita lebih mengedepankan sisi kemanusiaan sambil berharap bencana ini cepat berlalu," ujarnya.
"Yang jelas berapa lama pun ditunda kita siap," pungkasnya.(fey)  





BERITA BERIKUTNYA