Resepsi Pernikahan di Bungo Dibubar Paksa Polisi

Kamis, 02 April 2020 - 07:29:23 WIB - Dibaca: 1863 kali

CORONA: Pihak Kepolisian saat membubarkan acara resepsi pernikahan di Wilayah Tepi Danau RT 09, Kelurahan Jaya Stia Bungo.
CORONA: Pihak Kepolisian saat membubarkan acara resepsi pernikahan di Wilayah Tepi Danau RT 09, Kelurahan Jaya Stia Bungo. (Fitriyadi/Jambione.com)

Jambione.com, MUARABUNGO - Nekat menggelar resepsi pernikahan ditengah maraknya penyebaran virus corona (covid-19). Pihak Kepolisian dengan tegas membubarkan resepsi pernikahan  di wilayah Tepi Danau RT 09/ 03, kelurahan Jaya Stia Kabupaten Bungo, Rabu (1/4) kemarin.

Saat pembubaran, pihak keluarga hanya bisa pasrah melihat pembongkaran dilakukan petugas. Hal ini menyusul maklumat yang telah disampaikan Kapolri dan imbauan Pemerintah ditengah mewabahnya virus corona.

Sekretaris Kecamatan Pasar Muara Bungo, Sulaiman AS saat dalam rombongan mengatakan, sebelumnya pihak kecamatan sudah melakukan imbauan serta mengingatkan pihak keluarga agar tidak melakukan pesta pernikahan. Tetapi imbauan tersebut tidak diikuti.

“Kami sudah mengingatkan kepada pihak keluarga agar tidak menggelarkan resepsi pernikahan sebelumnya, yang sifatnya untuk mengumpulkan orang banyak, hal itu menyusul agar pihak keluarga tidak mengeluarkan biaya besar akibat pembubaran ini, karena ini sudah imbauan dari Kapolri dan Pemerintah," ujar Sekcam Pasar Muara Bungo, Sulaiman.

Hal yang sama juga disampaikan Kanit Patroli Polsekta Muara Bungo, Ipda Agus Puji Santoso, SE. pembubaran ini sesuai maklumat Kapolri sebagai upaya memutuskan mata rantai penyebaran virus corona, dengan tidak memberikan izin, yang sifatnya mengumpulkan orang banyak.

" Kami juga selalu mengingatkan kepada warga masyarakat dengan tidak memberikan izin untuk tidak melakukan kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa di tengah mewabahnya virus corona," kata IPDA Agus santoso,

Lebih jahu lagi, larangan kegiatan mengumpulkan orang banyak adalah sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona. “Kita ketahui setiap orang pesta, pasti akan mengundang orang luar daerah seperti pulau jawa maupun provinsi lainya. masyarakat tidak tahu siapa-siapa yang membawa virus Corona ke lingkungan sekitar," jelasnya.(yad)





BERITA BERIKUTNYA