Indo Barometer: Incumbent Lemah, Cek Endra Berpeluang Menang

Rabu, 08 April 2020 - 19:05:28 WIB - Dibaca: 2137 kali

()

JAMBIONE.COM, JAMBI - Lembaga Survei Indo Barometer telah melakukan survei diseluruh wilayah Provinsi Jambi pada tanggal 23-29 Maret 2020, yang meliputi 11 Kabupaten/Kota terkait kepuasan masyakarakat terhadap kepemimpinan Gubernur dan peta Pilkada Provinsi Jambi 2020.

Data survei menunjukan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Fachrori Umar sebagai Gubernur Provinsi Jambi sebesar 50,4%. Sedangkan yang tidak puas 26,8%. Tidak tahu/tidak jawab 22,9%.

“Dari distribusi tingkat kepuasan, pemilih yang merasa puas akan memilih Fachrori Umar untuk kembali menjadi Gubernur Jambi. Sedangkan masyarakat yang merasa tidak puas lebih banyak menjatuhkan pilihannya kepada Cek Indra,” ujar Peneliti Indo Barometer, Hadi Suprapto Rusli, Rabu (8/4).

Hadi menambahkan, posisi Fachrori Umar sebagai incumbent dinilai lemah sebab tingkat masyarakat untuk menginginkan kembali Fachrori Umar menjadi Gubernur Jambi periode 2020-2024 hanya sebesar 29,1%, tidak menginginkan sebesar 34,9% dan tidak tahu atau tidak jawab sebesar 36%.

“Tingkat tidak menginginkan kembali masyarakat Jambi terhadap Fachrori Umar untuk menjadi Gubernur lebih tinggi jika dibandingkan dengan masyarakat yang menginginkan incumbent menjabat lagi, ini posisi yang tidak bagus,” tutur Hadi.

Selain itu, dari sisi elektabilitas, ketika surveyor turun ke lapangan menanyakan kepada masyarakat dengan pertanyaan tertutup menggunakan simulasi 4 nama para calon Gubernur.

Fachrori Umar paling banyak dipilih sebesar 28,6%, selisih tipis dengan Cek Endra yang dipilih masyarakat sebesar 25,1%, kemudian Syarif Fasha sebesar 21,9%, dan Al Haris sebesar 10,6%. Sementara pemilih yang menyatakan rahasia/belum memutuskan/tidak tahu/tidak jawab sebesar 13,8%.

“Dengan melihat tingkat kupuasan, tingkat keterpilihan kembali incumbent yang rendah, dan selisih elektabiltas dengan Cek Endra yang tipis, maka ada peluang Cek Endra untuk memenangi kontestasi Pilkada Provinsi Jambi 2020,” tukasnya. 

Untuk diketahui, populasi survei ini adalah warga negara Indonesia di Provinsi Jambi, dan sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan.

Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 800 responden, dengan margin of error sebesar ±3.46%, pada tingkat kepercayaan 95%.

Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.(fey) 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA