Jambione.com, MERANGIN- Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Merangin, Al Haris mengatakan dua warga Merangin yang hasil rapid test nya positif dalam kondisi baik. Keduanya terlihat biasa saja, tidak ada gejala gejala. Meski demikian, kedua terus dipantau dan masuk dalam ketegori Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Penjelasan ini disampaikan Al Haris dalam konferensi pers yang digelar di posko penanganan Covid -19 Merangin, di Aula Dinas Kesehatan Merangin. Bupati Merangij ini mengatakan, pada Kamis (9/4/2020) sore pihak RSD Kol Abundjani telah memeriksa lima orang warga Merangin yang pernah kontak langsung dengan salah satu warga yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan saat ini dirawat di Jambi.
Kelima orang tersebut adalah keluarga terdekat PDP tersebut. "Dari lima yang di rapid test, dua terkonfirmasi positif. Ini hanya langkah awal untuk tes selanjutnya," kata Haris.
Menurut dia, untuk memastikan dua pasien tersebut positif Covid-19 atau tidak harus melalui tes Polymerase Chain Reaction (PCR) atau yang populer disebut swab. " Untuk pemeriksaan selanjutnya, dua pasien diisolasi di RSUD Kol Abunjadi, Bangko, " ujarnya.
Haris membeberkan baha dua pasien positif tersebut masih dalam usia anak-anak. Pasien 01 berjenis kelamin perempuan berumur 11 tahun. Pasien 02 bejenis kelamin laki-laki berumur 8 tahun.
Keduanya adalah anak dari pasien PDP yang masih dirawat di Jambi, berasal dari Desa Pulau Baru Kecamatan Batang Masumai. Tak hanya pasien 01 dan 02, kelurganya yang negatif juga ikut diisolasi agar dapat dipantau dan warga desanya nyaman.
"Dua pasien PDP kita itu berasal dari desa Pulau Baru Kecamatan Batang Masumai," kata Al Haris.
Soal tindak lanjut pemeriksaan swab kedua pasien tersebut, Haris mengatakan akan melapor dulu ke tim gugus provinsi Jambi. " Kita masih menunggu informasi dari Jambi, bagaimana tekhnis pengambilan sampelnya. Mereka yang ke sini (Merangin) atau pasien yang kita antar ke Jambi," katanya.
" Tes swab harus dilakukan, karena tingkat validasi rapid test hanya berkisar diangka 50 persen lebih. Rapid test hanya merupakan langkah awal menuju uji swab," jelasnya.
Langkah berikutnya, lanjut Haris, tim gugus tugas telah meminta kades dan camat setempat mendata warga yang pernah kontak langsung dengan pasien PDP. " Mereka yang terdata pernah kontak fisik dengan pasien tersebut juga akan kita lakukan rapid test," tambahnya.
Pada kesempatan ìtu Al Haris juga menghimbau masyarakat tetap tenang. Disiplin menjaga jarak aman. Dilarang berkumpul dan selalu menggunakan masker saat keluar rumah. (lil)
Bupati Minta Jangan Sebut Indetitas demi Jaga Masyarakat Tidak Resah
Soal Hasil Rapid Test Dua Anak Positif, Tokoh Pemuda Pulau Baru Minta Tim Gugus Beberkan Asal Kontak
Mau Nangkap Toke Emas Ilegal di Tabir, Mobil Polisi Dikabarkan Dilempari Warga Pakai Batu
Bupati Merangin : Ini Baru Hasil Rapid Test, Masyarakat Jangan Panik
Putus Mata Rantai Covid- 19, Sukandar Minta Kades dan Lurah Awasi Warganya
Hasil Rapid Test Positif Covid 19, Dua Anak Sopir Pengusaha Bungo Diisolasi